اِنَّ اَصْحٰبَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِيْ شُغُلٍ فٰكِهُوْنَ ۚ
Inna aṣḥābal-jannatil-yauma fī syugulin fākihūn(a).
Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu berada dalam kesibukan (sehingga tidak sempat berpikir tentang penghuni neraka) lagi bersenang-senang.
Beralih dari penjelasan tentang keniscayaan hari Kiamat dan kebangkitan, Allah kemudian menggambarkan kebahagiaan orang mukmin di surga. Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan mereka. Mereka merasakan kesenangan dan kenikmatan yang belum pernah mereka temukan, keindahan yang belum pernah mereka lihat, dan suara menyejukkan kalbu yang belum pernah mereka dengar.
Allah menerangkan bahwa orang-orang yang beriman dibalas Allah dengan pahala yang berlipat ganda, berupa surga yang penuh kenikmatan. Di dalamnya, mereka merasakan kesenangan dan kenikmatan yang belum pernah mereka rasakan, keindahan yang belum pernah mereka lihat, dan suara yang menyejukkan kalbu yang belum pernah mereka dengar. Waktu itu tidak terpikir olehnya azab yang sedang diderita orang-orang kafir yang terbenam dalam neraka. Yang dirasakan dan diingatnya hanyalah kegembiraan dan kepuasan hati bersama teman-temannya di dalam surga.
Syugul شُغُلٌ (Yāsīn/36: 55)
Syugul artinya kesibukan, berasal dari fi‘il syagala-yasygulu-syugulan. Pada ayat 55 digambarkan para penghuni surga dengan penuh kegembiraan pada hari itu: fī syugulin fākihūn, yaitu mereka bersenang-senang dalam kesibukan mereka. Hal ini disebabkan mereka mendapatkan semua yang diinginkan, bersama pasangan atau jodoh-jodoh yang mereka cintai, menghadapi segala macam makanan, minuman, dan buah-buahan yang menjadi kegemaran mereka, sehingga mereka amat sibuk dalam suasana yang penuh ceria dan bahagia yang belum pernah mereka alami ketika di dunia, kesenangan yang luar biasa. Itulah balasan Allah kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh ketika mendapatkan pahala surga, mendapatkan kebahagiaan yang lebih dari yang mereka bayangkan, sebagaimana sebuah hadis Nabi saw yang mengatakan bahwa di surga mereka akan mendapatkan hal-hal yang mata mereka belum pernah melihatnya, telinga mereka belum pernah mendengarnya, bahkan belum pernah terlintas di hati manusia.

