Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 48 - Surat Yūnus (Yunus)
يونس
Ayat 48 / 109 •  Surat 10 / 114 •  Halaman 214 •  Quarter Hizb 22 •  Juz 11 •  Manzil 3 • Makkiyah

وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ

Wa yaqūlūna matā hāżal-wa‘du in kuntum ṣādiqīn(a).

Mereka mengatakan, “Kapankah (datangnya) janji (azab) ini jika kamu (Nabi Muhammad dan para pengikutmu) adalah orang-orang benar?”

Makna Surat Yunus Ayat 48
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan mendengar adanya ancaman tersebut, mereka orang-orang kafir mengatakan, “Bilakah datangnya ancaman itu, siang atau malam, atau segerakanlah, jika kamu orang-orang yang benar?”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa mereka akan bertanya kepada Rasulullah dan pengikut-pengikutnya tentang kapan saatnya janji yang telah dijanjikan kepada mereka itu akan terjadi. Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang mengejek kepada Rasulullah dan pengikut-pengikutnya seolah-olah menurut penilaian mereka bahwa janji Allah itu tidak akan terjadi. Janji Allah yang ditanyakan kepada Nabi saw dan pengikutnya ialah ancaman Allah yang akan ditimpakan kepada mereka baik siksaan di dunia ataupun siksaan di akhirat.

Allah berfirman:

حَتّٰىٓ اِذَا رَاَوْا مَا يُوْعَدُوْنَ اِمَّا الْعَذَابَ وَاِمَّا السَّاعَةَ ۗفَسَيَعْلَمُو ْنَ مَنْ هُوَ شَرٌّ مَّكَانًا وَّاَضْعَفُ جُنْدًا ٧٥ (مريم)

...Sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepada mereka, baik azab maupun Kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah bala tentaranya. (Maryam/19: 75)

Dan firman-Nya :

قُلْ اِنْ اَدْرِيْٓ اَقَرِيْبٌ مَّا تُوْعَدُوْنَ اَمْ يَجْعَلُ لَهٗ رَبِّيْٓ اَمَدًا ٢٥ (الجن)

Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat ataukah Tuhanku menetapkan waktunya masih lama. (al-Jinn/72: 25)

Isi Kandungan Kosakata

Liqā’ Allah لِقَاء اللّٰه (Yūnus/10: 45)

Al-Liqā’ masdar dari laqiya-yalqa artinya bertemu sesuatu baik sesuatu bersifat inderawi atau bersifat abstrak, seperti firman Allah: walaqad kuntum tamannauna al-mauta min qabli an talqauhu (وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ اَنْ تَلْقَوْهُ) (Āli ‘Imrān/3: 143)

Kata liqā’ Allah dalam Al-Qur’an merujuk pada arti kiamat, kebangkitan, hisab dan nasib manusia di akhirat. Liqā’ Allah sebagai Hari Kiamat karena pada hari itulah manusia bertemu dengan Allah dan malaikat serta manusia-manusia lainnya, juga dengan amal baik buruknya yang pernah diperbuat di dunia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto