Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 65 - Surat Yūnus (Yunus)
يونس
Ayat 65 / 109 •  Surat 10 / 114 •  Halaman 216 •  Quarter Hizb 22.25 •  Juz 11 •  Manzil 3 • Makkiyah

وَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْۘ اِنَّ الْعِزَّةَ لِلّٰهِ جَمِيْعًاۗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Wa lā yaḥzunka qauluhum, innal-‘izzata lillāhi jamī‘ā(n), huwas-samī‘ul-‘alīm(u).

Janganlah engkau (Nabi Muhammad) sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya milik Allah. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Makna Surat Yunus Ayat 65
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah dijelaskan bahwa wali-wali Allah akan memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat, lalu Allah berfirman: Dan janganlah engkau wahai Nabi Muhammad merasa sedih oleh perkataan mereka yang kafir kepada Allah, seperti engkau dikatakan pembohong, penyair dan lain-lain. Sungguh, kekuasaan itu seluruhnya milik Allah. Dia Maha Mendengar apapun yang mereka katakan, Maha Mengetahui apa pun yang mereka kerjakan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah melarang kaum Muslimin merasa risau dan gundah lantaran perkataan orang-orang musyrikin yang memusuhi agama Allah dan mendustakan wahyu Allah, karena sesungguhnya kemenangan, kekuatan, dan perlindungan itu tidaklah mereka miliki, tetapi Allah lah yang berkuasa untuk memberikan kesemuanya kepada makhluk-Nya menurut kehendak-Nya. Kaum Muslimin dilarang takut menghadapi orang-orang musyrikin hanya karena jumlahnya yang besar (lihat tafsir Surah al-Anfāl/8: 10).

Di akhir ayat ini Allah menegaskan bahwa Dialah Yang Maha Mendengar terhadap perkataan orang-orang musyrik yang mendustakan Rasul dan mendustakan kebenaran wahyu. Yang Maha Mengetahui tindakan-tindakan mereka yang dilakukan terhadap Nabi dan pengikutnya, seperti tipu daya mereka untuk mengalahkan agama tauhid dan penganiayaan mereka terhadap Nabi dan pengikut-pengikutnya.

Isi Kandungan Kosakata

al-’Izzah العزّة (Yūnus/10: 65)

Al-’Izzah masdar dari ‘azza-ya’izzu merujuk pada dua arti: pertama, kata kekuatan, kekuasaan dan kehebatan pada seseorang sehingga tidak bisa dikalahkan. Kedua, sedikit, sesuatu yang karena sedikitnya menjadi mulia. Oleh sebab itu, kata al-’azīz bisa berarti perkasa atau mulia. Al-’Izzah digunakan dalam Al-Qur’an dalam memuji Allah, rasul, dan orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman-Nya pada Surah al-Munāfiqūn/63: 8, وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِ ينَ. Dalam Al-Qur’an ada kata al-’izzah yang dipinjam untuk menunjukkan kesombongan orang-orang kafir seperti pada firman Allah pada Surah al-Baqarah/2: 206 أَخَذَتْهُ الْعِزَّةُ بِالْإِثْمِ Kata al-’izzah terulang sebanyak 10 kali diantaranya pada Surah an-Nisā’/4: 139

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto