Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 64 - Surat Yūnus (Yunus)
يونس
Ayat 64 / 109 •  Surat 10 / 114 •  Halaman 216 •  Quarter Hizb 22.25 •  Juz 11 •  Manzil 3 • Makkiyah

لَهُمُ الْبُشْرٰى فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِۗ لَا تَبْدِيْلَ لِكَلِمٰتِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُۗ

Lahumul-busyrā fil-ḥayātid-dun-yā wa fil-ākhirah(ti), lā tabdīla likalimātillāh(i), żālika huwal-fauzul-‘aẓīm((u).

Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (ketetapan dan janji) Allah. Demikian itulah kemenangan yang agung.

Makna Surat Yunus Ayat 64
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia berupa ketenangan hidup karena mereka menempuh jalan yang benar dan di akhirat mereka terhindar dari siksa neraka dan masuk surga serta kekal di dalamnya (Lihat: Surah al-Anfal/8: 10). Tidak ada perubahan bagi janji-janji, yakni ketetapan-ketetapan Allah. Demikian itulah, yakni terbebas dari siksa neraka dan kekal di surga adalah kemenangan yang agung.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menjelaskan bahwa mereka mendapat kabar gembira, yang mereka rasakan dalam kehidupan mereka di dunia dan di akhirat. Kabar gembira yang mereka dapati ini ialah kabar gembira yang telah dijanjikan Allah melalui Rasul-Nya. Di dunia, kabar gembira itu antara lain berbentuk kemenangan yang mereka peroleh dalam menegakkan kalimah Allah, kesuksesan hidup karena menempuh jalan yang benar, dan harapan yang diperoleh sebagai khalifah di dunia. Selama mereka tetap berpegang kepada hukum Allah dan membela kebenaran agama Allah, mereka akan mendapat husnul khatimah. Adapun kabar gembira yang akan mereka dapati di akhirat yaitu, selamat dari siksa kubur, dari sentuhan api neraka dan kekalnya mereka di dalam surga ‘Adn (lihat tafsir Surah al-Anfāl/8: 10).

Allah menegaskan bahwa tidak ada perubahan dari janji-janji Allah. Maksudnya bahwa kabar gembira yang telah dijanjikan Allah di dalam kitab-Nya dan ditetapkan oleh sabda Rasul-Nya, baik janji Allah yang mereka dapati di dunia dan yang akan mereka dapati di akhirat, tidak akan berubah karena hal itu adalah buah dari iman yang benar, yang mereka hayati dan dari takwa yang mereka jalankan.

Di akhir ayat ini Allah menyatakan bahwa apa yang mereka peroleh adalah kemenangan yang gilang gemilang yang tak ada tandingannya di dunia, yaitu kebahagiaan hidup di surga dan terlepas dari siksa neraka.

Isi Kandungan Kosakata

al-’Izzah العزّة (Yūnus/10: 65)

Al-’Izzah masdar dari ‘azza-ya’izzu merujuk pada dua arti: pertama, kata kekuatan, kekuasaan dan kehebatan pada seseorang sehingga tidak bisa dikalahkan. Kedua, sedikit, sesuatu yang karena sedikitnya menjadi mulia. Oleh sebab itu, kata al-’azīz bisa berarti perkasa atau mulia. Al-’Izzah digunakan dalam Al-Qur’an dalam memuji Allah, rasul, dan orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman-Nya pada Surah al-Munāfiqūn/63: 8, وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِ ينَ. Dalam Al-Qur’an ada kata al-’izzah yang dipinjam untuk menunjukkan kesombongan orang-orang kafir seperti pada firman Allah pada Surah al-Baqarah/2: 206 أَخَذَتْهُ الْعِزَّةُ بِالْإِثْمِ Kata al-’izzah terulang sebanyak 10 kali diantaranya pada Surah an-Nisā’/4: 139

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto