Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 52 - Surat Yūnus (Yunus)
يونس
Ayat 52 / 109 •  Surat 10 / 114 •  Halaman 214 •  Quarter Hizb 22 •  Juz 11 •  Manzil 3 • Makkiyah

ثُمَّ قِيْلَ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ذُوْقُوْا عَذَابَ الْخُلْدِۚ هَلْ تُجْزَوْنَ اِلَّا بِمَا كُنْتُمْ تَكْسِبُوْنَ

Ṡumma qīla lil-lażīna ẓalamū żūqū ‘ażābal-khuld(i), hal tujzauna illā bimā kuntum taksibūn(a).

Kemudian, dikatakan kepada orang-orang yang zalim itu, “Rasakanlah olehmu azab yang kekal. (Bukankah) kamu tidak diberi balasan, melainkan (setimpal) dengan apa yang selama ini telah kamu usahakan?”

Makna Surat Yunus Ayat 52
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sebagai akibat dari kesombongan dan kedurhakaan mereka, kemudian di akhirat dikatakan kepada orang-orang yang zalim itu, “Rasakanlah olehmu siksaan yang kekal di neraka. Kamu tidak diberi balasan, melainkan sesuai dengan apa yang telah kamu lakukan selama kamu hidup di dunia.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menjelaskan bahwa apabila mereka tetap tidak mau percaya, hendaklah dikatakan kepada mereka bahwa mereka akan merasakan siksaan Allah yang pasti akan datang dan untuk selama-lamanya. Siksaan Allah yang akan ditimpakan kepada mereka itu adalah sebagai imbalan dari apa yang mereka lakukan di dunia ini. Mereka akan diberi balasan setimpal dengan perbuatan yang telah mereka lakukan sesuai dengan pilihan mereka sendiri, seperti mengingkari kebenaran ayat-ayat Allah, menyekutukan Tuhan, membuat kerusakan di muka bumi dan kebebalan mereka tidak mau berhenti melakukan permusuhan terhadap Rasulullah serta mengingkari terjadinya hari kebangkitan.

Isi Kandungan Kosakata

Liqā’ Allah لِقَاء اللّٰه (Yūnus/10: 45)

Al-Liqā’ masdar dari laqiya-yalqa artinya bertemu sesuatu baik sesuatu bersifat inderawi atau bersifat abstrak, seperti firman Allah: walaqad kuntum tamannauna al-mauta min qabli an talqauhu (وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ اَنْ تَلْقَوْهُ) (Āli ‘Imrān/3: 143)

Kata liqā’ Allah dalam Al-Qur’an merujuk pada arti kiamat, kebangkitan, hisab dan nasib manusia di akhirat. Liqā’ Allah sebagai Hari Kiamat karena pada hari itulah manusia bertemu dengan Allah dan malaikat serta manusia-manusia lainnya, juga dengan amal baik buruknya yang pernah diperbuat di dunia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto