Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 6 - Surat ‘Abasa (Berwajah Masam)
عبس
Ayat 6 / 42 •  Surat 80 / 114 •  Halaman 585 •  Quarter Hizb 59.25 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

فَاَنْتَ لَهٗ تَصَدّٰىۗ

Fa anta lahū taṣaddā.

engkau (Nabi Muhammad) memberi perhatian kepadanya.

Makna Surat ‘Abasa Ayat 6
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

maka engkau justru memberi perhatian kepadanya secara penuh agar jika dia masuk Islam dan menjadi pelopor bagi pengikutnya. Dalam berdakwah kepada pemuka Quraiys, Nabi sebetulnya mempunyai niat yang mulia, tetapi Allah menegur perlakuan Nabi kepada Abdullh lebih karena Dia menginginkan Nabi melakukan sesuatu yang lebih baik.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat-ayat ini, Allah melanjutkan teguran-Nya, “Adapun orang-orang kafir Mekah yang merasa dirinya serba cukup dan mampu, mereka tidak tertarik untuk beriman padamu, mengapa engkau bersikap terlalu condong pada mereka dan ingin sekali supaya mereka masuk Islam.”

Isi Kandungan Kosakata

‘Abasa عَبَسَ (‘Abasa/80: 1)

Kata ‘abasa adalah fi‘il maḍī yaitu ‘abasa-ya‘bisu-‘absan wa ‘abūsan artinya memberengut, bermuka masam. Ayat 1 ini menggambarkan bahwa Nabi Muhammad bermuka masam dan memalingkan muka ke arah lain dari orang yang bertanya kepada beliau. Orang yang bertanya itu adalah ‘Abdullāh bin Ummi Maktūm, seorang buta yang ingin menanyakan sesuatu kepada Nabi. Tetapi karena Nabi sedang menghadapi orang-orang penting yaitu beberapa tokoh Quraisy seperti ‘Utbah bin Rabī’ah, Syaibah bin Rabī’ah, Abū Jahal bin Hisyām, al-‘Abbās bin ‘Abdul-Muṭṭalib, Umayyah bin Khalaf, dan al-Walīd bin al-Mugīrah. Mereka ini sangat diharapkan Nabi untuk masuk Islam agar memperkuat posisi Islam dalam masyarakat Quraisy. Akan tetapi, ternyata sikap Nabi yang demikian, yaitu tidak peduli dan memalingkan muka dari orang kecil yang buta yaitu ‘Abdullāh bin Ummi Maktūm, ditegur Allah. Nabi harus menjadi contoh yang baik bagi semua orang.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto