Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 13 - Surat Ad-Dukhān (Kabut Asap)
الدّخان
Ayat 13 / 59 •  Surat 44 / 114 •  Halaman 496 •  Quarter Hizb 50.25 •  Juz 25 •  Manzil 6 • Makkiyah

اَنّٰى لَهُمُ الذِّكْرٰى وَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مُّبِيْنٌۙ

Annā lahumuż-żikrā wa qad jā'ahum rasūlum mubīn(un).

Bagaimana mereka dapat menerima peringatan (setelah turun azab), padahal (sebelumnya) seorang Rasul (Nabi Muhammad) benar-benar telah datang kepada mereka (untuk) memberi penjelasan.

Makna Surat Ad-Dukhan Ayat 13
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Bagaimana mereka dapat menerima peringatan yang telah Kami berikan kepada mereka dengan ke hadiran azab itu, padahal sebelumnya pun seorang rasul yang agung, yaitu Nabi Muhammad, telah datang memberi penjelasan kepada mereka, tetapi mereka tetap membangkang dan ingkar.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menerangkan bagaimana mereka itu berjanji akan beriman apabila azab mereka dihilangkan. Telah diutus kepada mereka seorang rasul yang memberikan peringatan dan penjelasan tentang kebenaran kenabian Muhammad saw dan Al-Qur’an itu dari Allah. Semua itu seharusnya cukup untuk menyadarkan mereka dan mengembalikan mereka kepada kebenaran, tetapi mereka tetap membangkang dan berpaling daripadanya, bahkan mereka itu menuduh bahwa ajaran yang disebarkan Muhammad saw itu diterima dari seorang Romawi, budak dari suku Ṡaqif bernama Addaz yang beragama Kristen. Ada juga di antara mereka menuduh Muhammad saw seorang gila dan ajaran yang dibawanya itu adalah berasal dari jin ketika Muhammad saw dalam keadaan tidak sadar.

Isi Kandungan Kosakata

Dukhān دُخَانٌ (ad-Dukhān/44: 10)

Kata ini berasal dari kata dakhana yang artinya adalah mengeluarkan asap atau kabut. Bentuk jamaknya adalah adkhinah, dawākhin. Dakhanat an-nār artinya mengepulkan asap. Merokok disebut dengan tadkhīn karena dia mengeluarkan asap dari mulutnya. Dakhana asy-syai′ artinya sesuatu itu berwarna seperti asap. Dukhān juga berarti debu yang beterbangan dari tanah akibat kekeringan yang berkepanjangan. Dakhn berarti sesuatu yang berwarna hitam dan gelap, lailat dakhnānah malam yang sangat panas dan pekat.

Pengertian ayat ini: Langit membawa kabut karena langit adalah sesuatu yang berada di atas kita dan menjadi tempat debu berkumpul. Rasulullah pernah mendoakan kaum musyrikin yang terus membangkang agar terjadi paceklik sebagaimana yang dialami kaum Nabi Yusuf. Karena kesulitan dan kelaparan yang mereka derita, sehingga langit nampak oleh kaum musyrikin bagaikan dipenuhi oleh asap atau kabut. Ulama lain berpendapat dukhān di sini adalah debu-debu yang berterbangan ke atas akibat banyaknya kuda-kuda yang berlari dalam Perang Badar. Menurut Sayyid Qutub kabut ini akan menutupi angkasa selama 40 hari. Masa paceklik seperti yang dikatakan pendapat pertama itu terjadi beberapa saat setelah Nabi Muhammad melakukan hijrah. Ketika hal itu terjadi kaum musyrikin mengutus Abu Sufyan kepada Nabi memohon agar bencana itu segera diangkat.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto