Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 56 - Surat Ad-Dukhān (Kabut Asap)
الدّخان
Ayat 56 / 59 •  Surat 44 / 114 •  Halaman 498 •  Quarter Hizb 50.5 •  Juz 25 •  Manzil 6 • Makkiyah

لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا الْمَوْتَ اِلَّا الْمَوْتَةَ الْاُوْلٰىۚ وَوَقٰىهُمْ عَذَابَ الْجَحِيْمِۙ

Lā yażūqūna fīhal-mauta illal-mautatal-ūlā, wa waqāhum ‘ażābal-jaḥīm(i).

Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya selain kematian pertama (di dunia). Allah melindungi mereka dari azab (neraka) Jahim

Makna Surat Ad-Dukhan Ayat 56
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mereka tidak akan merasakan di dalamnya, yakni dalam surga itu, kematian selain kematian pertama sewaktu mereka di dunia. Allah melindungi mereka dari azab neraka,

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini Allah menerangkan kenikmatan lain yang dianugerahkan-Nya di dalam surga, yaitu mereka tidak akan merasakan mati seperti yang mereka rasakan di dunia. Mereka akan hidup kekal di surga. Hal ini berarti bahwa penghuni surga itu tetap dalam keadaan sehat wal afiat jasmani dan rohani dan mereka telah naik ke suatu martabat yang tidak dianugerahkan Allah kepada makhluk yang lain, kecuali malaikat yaitu hidup kekal penuh kebahagiaan.

Dalam hadis Rasulullah saw yang diriwayatkan Muslim digambarkan keadaan penghuni-penghuni surga itu, yaitu:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ وَاَبُوْ سَعِيْدٍ الْخُدْرِيِّ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُنَادِيْ مُنَادٍ إِنَّ لَكُمْ أَنْ تَصِحُّوا فَلَا تَسْقَمُوْا أَبَدًا وَﺇنَّ لَكُمْ أَنْ تَحْيَوْا فَلَا تَمُوْتُوا أَبَدًا وَﺇنَّ لَكُمْ أَنْ تَشِبُّوا فَلَا تَهْرَمُوْا أَبَدًا وَاِنَّ لَكُمْ أَنْ تُنْعَمُوْا فَلَا تَبْتَئِسُوْ أَبَدًا. (رواه مسلم)

“Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan Abu Sa‘īd bahwasanya Rasulullah saw bersabda, seorang penyeru menyerukan, “Sesungguhnya kamu akan selalu sehat, karena itu kamu tidak akan menderita sakit selama-lamanya; sesungguhnya kamu akan tetap hidup dan tidak akan mati selama-lamanya, dan sesungguhnya kamu akan tetap muda dan tidak akan pernah mengalami ketuaan selama-lamanya dan sesungguhnya kamu akan merasa nikmat dan tidak akan menderita selama-lamanya.” (Riwayat Muslim)

Pada akhir ayat ini, Allah menegaskan bahwa para penghuni surga itu terpelihara dari siksa neraka. Terpelihara dari siksa itu termasuk salah satu dari kenikmatan yang sangat berharga, karena apabila seseorang terlepas dari suatu bahaya atau melihat orang lain menderita sedangkan ia sendiri terlepas dari bahaya dan penderitaan itu, maka ia akan merasakan suatu nikmat dan merasa bahwa ia tidak pernah berbuat suatu kejahatan sehingga ia tidak mengalami penderitaan.

Isi Kandungan Kosakata

1. Syajarataz-Zaqqūm شَجَرَتَ الزَّقُّوْمِ (ad-Dukhān/44: 43)

Syajarataz-zaqqūm artinya ‘pohon Zaqqum’. Terdiri atas dua kata: syajarah dan az-zaqqūm. Syajarah artinya ‘pohon’ yang berdahan. Kata kerjanya syajara artinya ‘bertengkar’, karena dalam bertengkar keluar kata-kata yang bercabang-cabang seperti pohon. Contohnya dalam Surah an-Nisā’/4: 65. Az-Zaqqūm adalah nama pohon yang buahnya merupakan makanan yang sangat menyiksa di dalam neraka. Terambil dari kata kerja zaqama yaitu ‘menelan makanan yang sangat tidak menyenangkan.’

2. Ṭa‘ āmul-‘Aṡīm طَعَامُ الاثِيْمِ (ad-Dukhān/44: 44)

Ṭa‘āmul-‘aṡīm artinya “makanan orang yang bergelimang dosa.” Terdiri atas dua kata Ṭa‘ām dan al-‘aṡīm. Ṭa‘ām artinya ‘makanan’, kata kerjanya: Ṭa‘ima artinya ‘memakan’. Al-'aṡīm adalah ‘orang yang bergelimang berdosa.’ Aṡīma adalah ‘orang yang berdosa’, tetapi dosanya tidak sebanyak dosa al-'aṡīm.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto