
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Andai ku tahu
Kapan tiba ajalku
Ku akan memohon
Tuhan, tolong panjangkan umurku
Makna lirik lagu ini mencerminkan kerinduan dan harapan seseorang yang ingin agar hidupnya... tampilkan semua
Andai ku tahu (ku tahu)
Kapan tiba masaku
Ku akan memohon
Tuhan, jangan Kau ambil nyawaku
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan ketidakpastian dan kekhawatiran tentang kehidup... tampilkan semua
Aku takut
Akan semua dosa-dosaku
Aku takut
Dosa yang terus membayangiku
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan ketakutan dan penyesalan seseorang terhadap dos... tampilkan semua
Andai ku tahu
Malaikat-Mu ′kan menjemputku
Izinkan aku
Mengucap kata taubat pada-Mu
Makna lirik lagu ini menggambarkan penyesalan yang mendalam dari seseorang yang menyadari ... tampilkan semua
Ampuni aku
Dari segala dosa-dosaku
Ampuni aku
Menangis, ku bertaubat pada-Mu
Makna lirik lagu ini mencerminkan penyesalan dan harapan akan pengampunan dari Tuhan atas ... tampilkan semua
Aku manusia (aku manusia)
Yang takut neraka
Namun aku juga (namun aku juga)
Tak pantas di surga
Makna lirik lagu ini mencerminkan dualitas perasaan manusia dalam menghadapi konsekuensi d... tampilkan semua
Andai ku tahu (ku tahu)
Kapan tiba ajalku
Izinkan aku
Mengucap kata taubat pada-Mu
Makna lirik lagu ini mencerminkan kerinduan dan penyesalan seseorang yang menyadari betapa... tampilkan semua
Lagu "Andai Ku Tahu" yang dinyanyikan oleh Ungu adalah sebuah karya yang menggugah perasaan dan membawa pendengar pada renungan mendalam mengenai kehidupan, kematian, dan hubungan dengan Tuhan. Melalui liriknya yang puitis, lagu ini mengungkapkan kerinduan untuk bertaubat dan harapan agar diberikan kesempatan dari Tuhan untuk memperbaiki diri sebelum saat terakhir tiba.
Makna Mendalam dalam Lirik
Diawali dengan pertanyaan hipotetis "Andai ku tahu kapan tiba ajalku", lirik ini menggambarkan kerinduan dan ketidakpastian yang dialami oleh setiap manusia. Setiap individu tentu ingin memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi ajal. Frasa ini mengisyaratkan bahwa manusia sering kali abai terhadap dosa dan kehidupan yang dijalaninya, sampai tiba waktu yang tidak terduga.
Selanjutnya, lirik menyampaikan permohonan kepada Tuhan untuk memperpanjang umur, yang mencerminkan keinginan untuk mendapatkan kesempatan kedua. Rasanya sangat manusiawi ketika seseorang merasa takut kehilangan waktu untuk berbuat baik dan menebus dosa-dosanya. Dalam konteks ini, pengakuan atas kesalahan masa lalu menjadi penting, di mana setiap individu diajak untuk merenungkan tindakan dan pilihan yang telah diambil.
Ketakutan dan Harapan
Dalam bait-bait berikutnya, perasaan takut akan dosa-dosa menghantui menjadi tema sentral. Setiap kali menyebutkan dosa, lirik menunjukkan kepedulian penulis akan kehidupan spiritualnya. Ketakutan tersebut menambah ketegangan emosional lagu, menciptakan rasa empati bagi pendengar yang juga sering kali merasa demikian. Ada pengakuan bahwa manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, yang mengakui siapa dirinya di hadapan Sang Pencipta.
- Belas Kasihan Tuhan: Lirik menjelaskan harapan penulis agar Tuhan memberikan pengampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan, menunjukkan rendah hati dan keinginan untuk memperbaiki diri.
- Kesadaran akan Dosa: Ada keinginan kuat untuk bertaubat, mengindikasikan bahwa penulis menyadari kesalahan yang diperbuat dan ingin berubah.
- Kemanusiaan dan Ketidakpastian: Dengan mengakui ketakutan akan neraka namun merasa tidak pantas memasuki surga, lirik ini memperlihatkan dilema moral yang sering dialami manusia.
Kesimpulan
Lagu "Andai Ku Tahu" oleh Ungu bukan sekadar melodi manis, tetapi juga sebuah perjalanan emosional yang menggugah kesadaran kita tentang arti kehidupan. Setiap baitnya bercerita tentang keresahan, harapan, dan kerinduan untuk mendapatkan pengampunan. Lagu ini secara efektif mengajak kita semua untuk merenung, introspeksi, dan menyadari bahwa setiap detik kehidupan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan begitu, "Andai Ku Tahu" menjadi lebih dari sekadar sebuah lagu—ia menjadi sebuah refleksi dari perjalanan spiritual manusia.











































