وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌ ۗ
Wa innahū liḥubbil-khairi lasyadīd(un).
Sesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan.
Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan. Kecintaan berlebihnya pada harta membuatnya materialistis, mengumpulkan harta dengan jalan apa pun, tidak peduli halan atau haram. Cintanya itu juga membuatnya bakhil dan cenderung menggunakannya untuk sesuatu yang tidak benar.
Allah menyatakan bahwa karena sangat sayang dan cinta kepada harta serta keinginan untuk mengumpulkan dan menyimpannya menyebabkan manusia menjadi sangat kikir, tamak, serta melampaui batas. Allah berfirman:
وَّتُحِب ُّوْنَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّاۗ
Dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan. (al-Fajr/89: 20)
Al-‘Ādiyāt الْعَادِيَات (al-‘Ādiyāt/100: 1)
Kata al-‘ādiyāt berarti yang berlari kencang, terambil dari kata ‘adā-ya‘dū-‘adwan wa ‘udwānan, yang berarti berlari kencang. Dalam ayat ini tidak dijelaskan apa atau siapa yang berlari kencang, yang jelas Allah bersumpah dengan yang berlari kencang itu. Ada yang berpendapat bahwa yang berlari kencang adalah kuda dan ada pula yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah unta. Kata al-‘ādiyāt hanya satu kali disebutkan dalam Al-Qur’an dan dijadikan sebagai salah satu nama surahnya.









































