Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 7 - Surat Al-‘Ādiyāt (Kuda Perang Yang Berlari Kencang)
العٰديٰت
Ayat 7 / 11 •  Surat 100 / 114 •  Halaman 599 •  Quarter Hizb 60.5 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيْدٌۚ

Wa innahū ‘alā żālika lasyahīd(un).

Sesungguhnya dia benar-benar menjadi saksi atas hal itu (keingkarannya).

Makna Surat Al-‘Adiyat Ayat 7
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

dan sesungguhnya dia mengakui dan menyaksikan keingkarannya itu. Hal itu bisa dilihat dari mudahnya manusia bermaksiat kepada Allah.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah menjelaskan bahwa seorang manusia meskipun ingkar, aniaya, dan tetap dalam keingkaran serta kebohongan, bila ia mawas diri, seharusnya ia akan kembali kepada yang benar.

Dia mengaku bahwa dia tidak mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang dianugerahkan kepadanya. Dia juga mengakui bahwa semua tindakannya merupakan penentangan dan pengingkaran terhadap nikmat tersebut. Ini adalah kesaksian sendiri atas keingkarannya, pengakuan tersebut lebih kuat daripada pengakuan yang timbul dari diri sendiri dengan lisan.

Isi Kandungan Kosakata

Al-‘Ādiyāt الْعَادِيَات (al-‘Ādiyāt/100: 1)

Kata al-‘ādiyāt berarti yang berlari kencang, terambil dari kata ‘adā-ya‘dū-‘adwan wa ‘udwānan, yang berarti berlari kencang. Dalam ayat ini tidak dijelaskan apa atau siapa yang berlari kencang, yang jelas Allah bersumpah dengan yang berlari kencang itu. Ada yang berpendapat bahwa yang berlari kencang adalah kuda dan ada pula yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah unta. Kata al-‘ādiyāt hanya satu kali disebutkan dalam Al-Qur’an dan dijadikan sebagai salah satu nama surahnya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto