Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 13 - Surat Al-Aḥqāf (Ahqaf)
الاحقاف
Ayat 13 / 35 •  Surat 46 / 114 •  Halaman 503 •  Quarter Hizb 51 •  Juz 26 •  Manzil 6 • Makkiyah

اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَۚ

Innal-lażīna qālū rabbunallāhu ṡummastaqāmū falā khaufun ‘alaihim wa lā hum yaḥzanūn(a).

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah,” kemudian tetap istikamah, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih.

Makna Surat Al-Ahqaf Ayat 13
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami, pemelihara kami, adalah Allah,” kemudian mereka tetap istiqamah bersungguh-sungguh meneguhkan pendirian mereka dengan melaksanakan tuntunan Allah, maka tidak ada rasa khawatir, tidak ada rasa takut pada mereka berkaitan dengan apa yang akan terjadi bagaimana pun dahsyatnya, dan tidak pula mereka bersedih hati apa pun keadaan yang dialami. Kelak di akhirat, mereka itulah para penghuni surga, kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan keadaan orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah, yaitu orang-orang yang mengakui dan mengatakan, “Tuhan kami adalah Allah”, kemudian ia istikamah, yakni tetap dalam pengakuan itu, tidak dicampuri sedikit pun dengan perbuatan-perbuatan syirik. Orang tersebut konsisten mengikuti garis yang telah ditentukan agama, mengikuti perintah Allah dengan sebenar-benarnya, dan menjauhi larangan-Nya. Maka orang yang semacam itu tidak ada suatu kekhawatiran dalam diri mereka di hari Kiamat, karena Allah menjamin keselamatan mereka. Mereka tidak perlu bersedih terhadap apa yang mereka tinggalkan di dunia setelah wafat, begitu juga terhadap sesuatu yang luput dan hilang dari mereka selama hidup di dunia itu serta tidak ada penyesalan sedikit pun pada diri mereka.

Isi Kandungan Kosakata

Aṣḥābul-Jannah اَصْحَابُ الْجَنَّةِ (al-Aḥqāf/49: 14)

Kalimat aṣḥābul-jannah dalam Surah al-Aḥqāf ayat 14 terdiri dari dua kata, aṣḥāb yang merupakan bentuk plural (jama‘) dari kata ṣāḥib dan al-jannah. Kata ṣāḥib berarti yang memiliki, yang berhak, dan yang mendiami. Sedangkan kata al-jannah secara etimologi berarti surga atau taman impian yang indah. Dengan demikian, kata aṣḥābul-jannah berarti para penghuni surga. Dalam konteks ayat ini, aṣḥābul-jannah dimaksudkan sebagai penggambaran situasi dan kondisi dari para penghuni surga yang kekal di dalamnya, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan semasa hidup di dunia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto