Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 7 - Surat Al-‘Alaq (Segumpal Darah)
العلق
Ayat 7 / 19 •  Surat 96 / 114 •  Halaman 597 •  Quarter Hizb 60.5 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

اَنْ رَّاٰهُ اسْتَغْنٰىۗ

Ar ra'āhustagnā.

ketika melihat dirinya serba berkecukupan.

Makna Surat Al-‘Alaq Ayat 7
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

manusia itu benar-benar melampaui batas apabila melihat dirinya serba cukup dengan harta, jabatan, pengikut, dan semisalnya. Apa yang dimiliki membuatnya mudah mengingkari nikmat Allah dan lupa bahwa semua adalah anugerah-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menyesali manusia karena banyak mereka yang cenderung lupa diri sehingga melakukan tindakan-tindakan yang melampaui batas, yaitu kafir kepada Allah dan sewenang-wenang terhadap manusia. Kecenderungan itu terjadi ketika mereka merasa sudah berkecukupan. Dengan demikian, ia merasa tidak perlu beriman, dan karena itu ia berani melanggar hukum-hukum Allah. Begitu juga karena sudah merasa berkecukupan, ia merasa tidak butuh orang lain dan merasa berkuasa, dan karena itu ia akan bertindak sewenang-wenang terhadap orang lain itu.

Isi Kandungan Kosakata

Istagnā اِسْتَغْنَى (al-‘Alaq/96: 7)

Kata istagnā terambil dari kata ganiya, yang antara lain berarti ‘tidak butuh, memiliki kelapangan hati atau memiliki harta yang banyak.’ Sementara ulama menetapkan bahwa yang dimaksud di sini adalah kepemilikan harta. Namun memahaminya dalam arti umum lebih baik, yakni merasa memiliki kecukupan yang mengantarnya merasa tidak membutuhkan apapun, baik materi, ilmu pengetahuan dan sebagainya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto