۞ لَهُمْ دَارُ السَّلٰمِ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَهُوَ وَلِيُّهُمْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Lahum dārus-salāmi ‘inda rabbihim wa huwa waliyyuhum bimā kānū ya‘malūn(a).
Bagi mereka (disediakan) tempat yang damai (surga) di sisi Tuhannya. Dialah pelindung mereka karena apa (amal kebajikan) yang mereka kerjakan.
Bagi mereka ada beberapa penghargaan yang agung dari Allah. Pertama, disediakan tempat yang damai, yaitu surga yang tidak ada kesulitan apa pun di dalamnya. Kedua, mereka berada di suatu tempat yang sangat terhormat yaitu di sisi Tuhannya yang telah membimbing mereka. Dan, ketiga, Dialah pelindung mereka yang selalu mengasihi dan menyertai mereka dalam segala suasana. Hal itu semua disebabkan karena amal kebajikan yang mereka kerjakan.
Bagi mereka yang menempuh jalan yang lurus disediakan Darussalam (surga) di sisi Tuhan. Mereka hidup mengikuti pedoman para nabi yang memberi petunjuk kepada mereka sehingga mereka terhindar dari jalan-jalan yang bengkok dan akhirnya sampailah mereka ke Darussalam. Allah memimpin mereka dan mencukupkan balasan bagi setiap perbuatan yang mereka kerjakan di dunia. Allah memberi petunjuk kepada mereka selama di dunia dan memberi taufik untuk melakukan amal kebajikan, sehingga mereka memperoleh pahalanya, dan diizinkan untuk memasuki surga-Nya semata-mata atas karunia-Nya.
1. Yasyraḥ يَشْرَحْ(al-An‘ām /6: 125)
Kata (ش - ر-ح) bisa berarti melapangkan, membuka, menjelaskan. Jika dikatakan dia mensyarahkan masalah artinya dia menjelaskan masalah tersebut setelah terjadi musykilah/kesukaran dengannya.
2. Ḥaraj حَرَجًا(al-An‘ām/6 : 125)
Kata ini pada mulanya terambil dari kata ḥaraja yang artinya beberapa pohon yang rimbun yang dahannya saling menyelimuti/melilit yang lainnya sehingga sukar untuk menembus ke dalamnya atau hutan lebat. Dalam konteks ayat ini ḥaraj diartikan dengan kesulitan dan sesak. Sesaknya dada pada saat orang naik ke angkasa adalah karena semakin tinggi semakin sedikit oksigen sehingga sulit untuk bernafas, demikian kata pakar kosmologi sehingga orang yang tidak beragama Islam susah nafasnya karena tidak mendapat hidayah.

















































