Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 9 - Surat Al-Anbiyā' (Para Nabi)
الانبياۤء
Ayat 9 / 112 •  Surat 21 / 114 •  Halaman 322 •  Quarter Hizb 33 •  Juz 17 •  Manzil 4 • Makkiyah

ثُمَّ صَدَقْنٰهُمُ الْوَعْدَ فَاَنْجَيْنٰهُمْ وَمَنْ نَّشَاۤءُ وَاَهْلَكْنَا الْمُسْرِفِيْنَ

Ṡumma ṣadaqnāhumul-wa‘da fa anjaināhum wa man nasyā'u wa ahlaknal-musrifīn(a).

Kemudian Kami tepati janji kepada mereka (para utusan). Maka, Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.

Makna Surat Al-Anbiya' Ayat 9
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Kemudian Kami tepati janji, yang telah Kami janjikan tentang pertolongan dan keselamatan kepada mereka, para rasul dan pengikut-pengikutnya yang beriman. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki di antara umat para rasul itu karena keimanannya; dan Kami binasakan dengan bencana alam orang-orang yang melampaui batas, karena kekafiran mereka kepada Allah.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menjanjikan kepada setiap rasul yang diutus-Nya, bahwa Dia akan menyelamatkan rasul bersama para pengikutnya yang telah beriman. Di samping itu, Allah juga berjanji akan membinasakan kaum kafir dan para pendurhaka di antara kaumnya. Hal ini seperti diterangkan dalam Surah Hūd, yang berisi kisah-kisah tentang para nabi dan rasul. Maka dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa Dia telah menepati janji-Nya kepada rasul-rasul yang terdahulu, sehingga mereka bersama umatnya telah diselamatkan-Nya dari kezaliman kaum kafir dan musyrik yang mengingkari agama-Nya, serta mendustakan rasul-rasul-Nya. Demikianlah balasan yang layak untuk mereka. Janji semacam itu akan ditepati-Nya pula terhadap Nabi Muhammad beserta kaum Muslimin yang setia.

Isi Kandungan Kosakata

Jasadan جَسَدًا (al-Anbiyā’/21: 8)

Jasad sama artinya dengan jism “tubuh”. Bedanya jism adalah “tubuh” dalam arti umum, sedangkan jasad lebih khusus pengertiannya pada tubuh manusia, misalnya al-Anbiyā’/21:8 ini. Ayat ini menyatakan bahwa nabi-nabi sebelumnya adalah juga manusia yang merupakan tubuh-tubuh yang butuh makan dan tidak abadi. Karena itu keingkaran orang kafir kepada Nabi Muhammad, yang makan dan juga akan mati, tidak beralasan. Dalam Al-Qur’an memang terdapat penggunaan kata jasad untuk yang bukan manusia, seperti “anak sapi” (Ṭāhā/20:88). Tetapi anak sapi di sini perlu diingat bahwa itu adalah yang dipertuhankan Bani Israil sehingga seakan-akan memiliki kedudukan lebih dari manusia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto