Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 37 - Surat Al-Anbiyā' (Para Nabi)
الانبياۤء
Ayat 37 / 112 •  Surat 21 / 114 •  Halaman 325 •  Quarter Hizb 33.25 •  Juz 17 •  Manzil 4 • Makkiyah

خُلِقَ الْاِنْسَانُ مِنْ عَجَلٍۗ سَاُورِيْكُمْ اٰيٰتِيْ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْنِ

Khuliqal-insānu min ‘ajal(in), sa'urīkum āyātī falā tasta‘jilūn(i).

Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak Aku akan memperlihatkan kepadamu (azab yang menjadi) tanda-tanda (kekuasaan)- Ku. Maka, janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya.

Makna Surat Al-Anbiya' Ayat 37
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Allah menerangkan bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk yang bertabiat tergesa-gesa dan terburu-buru. Allah memperingatkan kaum kafir agar mereka jangan meminta disegerakan azab yang diancamkan kepada mereka sebelum Allah memperlihatkan tanda-tanda dari azab-Nya itu. “Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaan-Ku. Kami memberikan kesempatan kepada kamu untuk mempertimbangkan dengan matang ajakan Rasulullah untuk beriman kepada Allah dan meyakini akhirat. Maka janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya di dunia, sebab ini menunjukkan ketidakpercayaan kamu terhadap adanya azab di akhirat,” demikian Allah mengingatkan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, mula-mula Allah menerangkan bahwa manusia dijadikan sebagai mahluk yang bertabiat suka tergesa-gesa dan terburu nafsu. Kemudian Allah memperingatkan kaum kafir agar mereka jangan meminta disegerakannya azab yang diancamkan kepada mereka, karena Allah pasti akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda dari azab-Nya itu.

Di sini dapat kita ketahui bahwa Allah melarang manusia untuk bersifat tergesa-gesa, meminta segera didatangkannya sesuatu yang belum tiba saatnya, dan pasti datangnya. Di samping itu Allah menerangkan bahwa walaupun sifat tergesa-gesa itu sudah dijadikan-Nya sebagai salah satu sifat pada manusia, namun manusia telah diberi kemampuan untuk menahan diri dan mengatasi sifat tersebut, dengan cara membiasakan diri bersikap tenang, sabar, dan mawas diri.

Sifat tergesa-gesa dan terburu nafsu selalu menimbulkan akibat yang tidak baik serta merugikan baik diri sendiri atau orang lain, yang akhirnya akan menimbulkan rasa penyesalan yang tidak berkesudahan. Sebaliknya, sikap tenang, sabar, berhati-hati dan mawas diri dapat menyampaikan seseorang kepada apa yang ditujunya, dan mencapai sukses yang gemilang dalam hidupnya. Itulah sebabnya Al-Qur’an selalu memuji orang-orang yang bersifat sabar, dan menjanjikan kepada mereka bahwa Allah senantiasa akan memberikan perlindungan, petunjuk dan pertolongan kepada mereka. Sedang orang-orang yang suka terburu-buru, lekas marah, mudah teperdaya oleh godaan iblis yang akan menjerumuskannya ke jurang kebinasaan, dan menyeleweng dari kebenaran akan mendapat kerugian.

Permintaan orang-orang kafir agar azab Allah segera didatangkan kepada mereka, dengan jelas menunjukkan ketidakpercayaan mereka terhadap adanya azab tersebut, serta keingkaran mereka bahwa Allah kuasa menimpakan azab kepada orang-orang yang zalim.

Isi Kandungan Kosakata

‘Ajal عَجَلْ(al-Anbiyā’/2 1:37)

‘Ajal terbentuk dari kata ‘ajala yang berarti meminta sesuatu dan mengambilnya sebelum tiba waktunya atau tergesa-gesa dan terburu-buru. Karena sifat ini melibatkan emosi yang tidak baik, maka penggunaannya dalam Al-Qur’an hampir semuanya bersifat negatif (Ṭāhā/20: 83, 84, 114). Untuk itu, muncul ungkapan peribahasa “al-’ajalah min asy-syaiṭān” (Ketergesa-gesaan adalah bagian dari perbuatan setan). Tetapi ada ‘ajal yang bersifat positif dan dianjurkan yaitu bersegera dalam meminta rida Allah. ‘Ajal merupakan tabiat dasar manusia (al-Isrā/17: 11). Al-’ijl diartikan dengan anak sapi betina, juga diartikan dengan roda kemudi untuk mempercepat laju kemudi. Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Allah menciptakan manusia dengan tabiat ‘ajal (tergesa-gesa). Dalam ayat yang lain dijelaskan, al-Isrā’/17: 11 “Wakāna al-insān ‘ajūlā”. Bahwa sifat manusia adalah senantiasa terburu-buru.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto