Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 69 - Surat Al-Anfāl (Rampasan Perang)
الانفال
Ayat 69 / 75 •  Surat 8 / 114 •  Halaman 185 •  Quarter Hizb 19.25 •  Juz 10 •  Manzil 2 • Madaniyah

فَكُلُوْا مِمَّاغَنِمْتُمْ حَلٰلًا طَيِّبًاۖ وَّاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Fa kulū mimmā ganimtum ḥalālan ṭayyibā(n), wattaqullāh(a), innallāha gafūrur raḥīm(un).

(Jika demikian halnya ketetapan Allah,) makanlah (dan manfaatkanlah) sebagian rampasan perang yang telah kamu peroleh itu sebagai makanan yang halal lagi baik dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Makna Surat Al-Anfal Ayat 69
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah Allah menegur Nabi Muhammad disebabkan mengambil keputusan yang salah karena mengikuti pendapat beberapa sahabat beliau, yaitu mengambil tebusan dari tawanan, maka melalui ayat ini Allah membolehkan untuk mengambil dan memanfaatkan rampasan perang tersebut sesuai dengan ketentuan Allah sebelumnya. Karena itu, makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kalian peroleh itu yang boleh jadi, sebelumnya kalian mengira hal itu tidak diperbolehkan sebagai akibat dari teguran keras tersebut. Karena itu, janganlah kalian ragu untuk memakannya sebagai makanan yang halal lagi baik bagi diri kalian dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang bagi siapa saja yang bertobat dan kembali kepada-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang terhadap hamba- hamba-Nya, maka dengan sifat mulia ini Allah mengampuni dan tidak menimpakan siksaan kepada kaum Muslimin, bahkan memberikan hak kepada mereka untuk memakan dan memiliki harta rampasan yang didapat dalam peperangan termasuk uang tebusan itu sebagaimana tersebut dalam riwayat berikut ini:

Diriwayatkan bahwa pada mulanya kaum Muslimin tidak mau mempergunakan harta tebusan yang dibayar oleh kaum musyrikin, karena takut akan tersalah lagi apabila belum ada wahyu yang mengizinkan mereka memanfaatkannya, maka turunlah ayat ini. Ini adalah suatu bukti lagi bagi mereka atas rahmat dan kasih sayang Allah kepada mereka. Sesudah mereka melakukan kesalahan, mereka diampuni dan dibebaskan dari siksaan atas kesalahan itu, kemudian diizinkan pula memakan dan memiliki hasil dari tindakan salah itu, yaitu uang tebusan yang mereka terima dari para tawanan. Allah menegaskan bahwa harta yang didapat dari penebusan tawanan itu adalah halal dan baik, bukan seperti daging babi dan bangkai. Kemudian Allah menyuruh mereka agar selalu bertakwa kepada-Nya dengan mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya, karena Dialah Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Isi Kandungan Kosakata

Asrā أَسْرٰﻯ (al-Anfāl/8: 67)

Lafal asrā adalah kata benda bentuk jamak, mufradnya asīr artinya tawanan. Ayat yang turun setelah selesai Perang Badar ini merupakan teguran kepada Nabi. Karena posisi kaum Muslimin yang masih sangat lemah dibanding dengan kekuatan kaum musyrikin Mekah, maka sebaiknya tidak perlu menawan musuh, tetapi peperangan diselesaikan di medan peperangan saja. Adanya tawanan perang pada saat itu menimbulkan banyak problem, karena para tawanan itu banyak juga yang merupakan kenalan baik atau bahkan masih ada hubungan kekeluargaan. Ada keinginan agar tawanan-tawanan itu dibebaskan saja, atau dibebaskan dengan tebusan, tetapi ada pula yang berkeinginan agar tawanan-tawanan itu dibunuh saja karena telah menjadi musuh yang berbahaya. Karena jika tawanan itu dibebaskan meskipun dengan tebusan yang mungkin bermanfaat untuk dana perjuangan, tetapi mereka telah melihat keadaan Medinah dan mengetahui potensi kaum Muslimin, sehingga lebih berbahaya dalam perang yang akan terjadi selanjutnya. Kalau hanya sekedar mengejar tebusan adalah sangat tidak seimbang dengan kerugian yang bakal terjadi. Demikianlah banyak problem yang ditimbulkan oleh adanya tawanan perang saat itu, sejak dari masalah psikologis, kebutuhan dana, efektivitas dana, sampai pada diketahuinya potensi dan strategi perjuangan oleh musuh.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto