Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 49 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 49 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 156 •  Quarter Hizb 16.5 •  Juz 8 •  Manzil 2 • Makkiyah

اَهٰٓؤُلَاۤءِ الَّذِيْنَ اَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللّٰهُ بِرَحْمَةٍۗ اُدْخُلُوا الْجَنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَآ اَنْتُمْ تَحْزَنُوْنَ

Ahā'ulā'il-lażīna aqsamtum lā yanāluhumullāhu biraḥmah(tin), udkhulul-jannata lā khaufun ‘alaikum wa lā antum taḥzanūn(a).

Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah (ketika kamu hidup di dunia), bahwa mereka tidak akan diberi rahmat oleh Allah?” (Allah berfirman,) “Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada rasa takut padamu dan kamu juga tidak akan bersedih.”

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 49
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Ketika pembicaraan tentang golongan mukmin yang dulu mereka anggap lemah, miskin, dan hina, penghuni A'raf mengajukan pertanyaan dengan nada mencela dan menghina, “Wahai penghuni neraka! Itukah orang-orang yang kamu telah berani bersumpah, berlagak sombong, dan menghina mereka bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?” Kenyataannya sekarang, merekalah yang beruntung dan mendapatkan rahmat Allah. Kemudian sesudah percakapan itu Allah mempersilakan penghuni A'raf masuk ke dalam surga, sesudah tertahan sementara di tempat itu. Allah berfirman, “Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada rasa takut padamu dan kamu tidak pula akan bersedih hati.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan kelanjutan pembicaraan penghuni A‘rāf dengan mereka yang tersebut di atas. Ketika pembicaraan ditujukan kepada golongan orang mukmin yang mereka anggap lemah, miskin dan hina dan yang pernah mereka siksa dulu seperti Ṣuhaib, Bilal dan Keluarga Yasir. Lalu diajukan pertanyaan kepada mereka dengan nada mencela dan menghina, “Inikah orang-orang yang kamu katakan dulu, bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat dari Allah, sampai kamu berani bersumpah dan berlagak sombong sambil menghina mereka? Bagaimana kenyataannya sekarang, merekalah yang beruntung dan mendapat rahmat dari Allah, sedang kamu meringkuk dalam neraka menerima segala macam azab dan siksaan Allah.

Kemudian sesudah percakapan itu, Allah mempersilahkan penghuni A‘rāf masuk ke dalam surga, sesudah tertahan sementara di tempat yang bernama A‘rāf itu. Allah mempersilahkan, “Masuklah ke dalam surga, kamu tidak usah merasa takut dan sedih di dalamnya. Begitulah keadaan orang-orang yang durhaka dan sombong semasa hidup di dunia, mereka di akhirat akan dihina dan dicela bukan saja oleh penghuni surga, tetapi juga oleh penghuni A‘rāf yang menunggu keputusan dari Allah untuk masuk ke dalam surga.

Isi Kandungan Kosakata

Kosakata : Aṣḥābul A‘rāf أَصْحَابُ الْأَعْرَافِ (al-A‘rāf/7: 48)

Kata aṣḥāb adalah bentuk jama’ dari ṣaḥiba-yaṣḥabu-ṣu batan, yang artinya bersahabat, berteman, berkawan. Aṣḥāb adalah jama’ dari ṣāḥibun yang artinya : kawan, teman, sahabat.

Sedangkan al-A‘rāf adalah bentuk jama’ dari kata ‘urf, yaitu”tempat yang tertinggi dari sesuatu”. Karena itu pula, maka rambut yang terdapat di leher kuda dinamai ‘urf. Tempat yang tinggi dimana pengawas rumah tahanan mengawasi para tahanan juga dinamai ‘urf. Dengan demikian, maka makna aṣḥābul a’rāf adalah teman-teman atau orang-orang di atas tempat yang tertinggi. Tetapi makna yang lebih tepat dari Aṣḥābul A‘rāf adalah teman-teman, atau orang-orang di atas a’raf, karena a’raf juga adalah nama suatu tempat.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto