Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 162 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 162 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 171 •  Quarter Hizb 17.75 •  Juz 9 •  Manzil 2 • Makkiyah

فَبَدَّلَ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ قَوْلًا غَيْرَ الَّذِيْ قِيْلَ لَهُمْ فَاَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِجْزًا مِّنَ السَّمَاۤءِ بِمَا كَانُوْا يَظْلِمُوْنَ ࣖ

Fa baddalal-lażīna ẓalamū minhum qaulan gairal-lażī qīla lahum fa arsalnā ‘alaihim rijzam minas-samā'i bimā kānū yaẓlimūn(a).

Maka, orang-orang yang zalim di antara mereka mengganti (perkataan itu) dengan perkataan yang tidak diperintahkan kepada mereka.291) Lalu, Kami timpakan kepada mereka azab dari langit karena mereka selalu berbuat zalim.

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 162
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Lalu apa yang mereka katakan dan lakukan? Bukannya bersyukur dengan taat kepada Allah, orang-orang yang zalim di antara mereka mengganti perkataan “hittah” yang diperintahkan itu dengan perkataan yang tidak dikatakan, yakni diperintahkan kepada mereka. Mereka diperintah untuk mengucap, “Hittah” (kami mohon dilepaskan dari dosa) namun mereka mengubah sambil mencemooh dan mengucapkan, “hintah” yang maknanya kami memohon gandum. Maka Kami timpakan kepada mereka azab dari langit berupa penyakit kolera atau lainnya yang mematikan, disebabkan kezaliman mereka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat 161 dan 162 Surah al-A‘rāf ini pada hakikatnya merupakan kelanjutan dari ayat 58 dan 59 Surah al-Baqarah bahkan merupakan kelengkapan dan penjelasan dari ayat tersebut. Pada ayat 58 dan 59 Surah al-Baqarah Allah memerintahkan agar Bani Israil memasuki Baitul makdis dengan menundukkan diri sebagai tanda ketaatan dan tanda bersyukur kepada Allah, karena mereka telah selamat dari pengejaran musuh, dan selamat pula dalam perjalanan yang amat berat dan sulit itu, dan selanjutnya memohonkan ampunan kepada Allah dari segala dosa yang telah mereka perbuat. Jika mereka lakukan semua perintah itu. Allah akan mengampuni segala dosa dan kesalahan mereka dan akan memberikan tambahan karunia dan pahala kepada mereka.

Pada ayat 161 dan 162 Surah al-A‘rāf ini dipahami bahwa Bani Israil telah memasuki Baitulmakdis sebagaimana yang diperintahkan Allah itu. Juga mereka diperintahkan Allah agar berdiam dan menetap di negeri itu. Akan tetapi orang-orang zalim di antara mereka tidak melaksanakan perintah-perintah Allah dengan sempurna, bahkan mereka telah melakukan perbuatan-perbuatan dan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan perintah itu, walaupun perintah itu datangnya dari penolong yang membebaskan mereka dari kesengsaraan dan kesulitan. Mereka dengan mudah memutarbalikkan perintah-perintah itu. Mereka memasuki Baitulmakdis tidak dengan merendahkan diri, dan mereka tidak memohon agar dibebaskan dari dosa. Akibat keingkaran dan pembangkangan mereka itu, mereka ditimpa azab yang berat. Menurut sebagian ahli tafsir, azab yang ditimpakan kepada mereka itu ialah berupa wabah penyakit kolera yang berjangkit dan menular sebagian mereka.

Isi Kandungan Kosakata

Ḥiṭṭah حِطَّةٌ (al-A‘rāf/7: 161)

Kata hiṭṭah merupakan bentuk maṣdar dari kata kerja haṭṭa -yahuṭṭu, yang artinya adalah turun atau meluncur ke bawah. Sedangkan hiṭṭah sendiri merupakan ungkapan bagi seseorang yang ingin membebaskan dirinya dari semua dosa-dosa atau kesalahan-kesalahan yang telah diperbuatnya. Selain itu, kata ini dapat pula diartikan sebagai do`a seseorang yang ingin melepaskan diri dari dosa-dosanya, sehingga hiṭṭah dapat bermakna “bebaskanlah kami dari segala dosa dan kesalahan kami yang banyak lagi besar”. Al-Qur’an menggunakan kata dengan makna yang sama seperti ini sebanyak dua kali, yaitu pada surah al-A‘rāf ayat 161 dan pada Surah al-Baqarah ayat 58.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto