Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 31 - Surat Al-Furqān (Pembeda)
الفرقان
Ayat 31 / 77 •  Surat 25 / 114 •  Halaman 362 •  Quarter Hizb 37 •  Juz 19 •  Manzil 4 • Makkiyah

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا مِّنَ الْمُجْرِمِيْنَۗ وَكَفٰى بِرَبِّكَ هَادِيًا وَّنَصِيْرًا

Wa każālika ja‘alnā likulli nabiyyin ‘aduwwam minal-mujrimīn(a), wa kafā birabbika hādiyaw wa naṣīrā(n).

Begitulah, bagi setiap nabi, telah Kami adakan musuh dari para pendosa. Cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong.

Makna Surat Al-Furqan Ayat 31
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Begitulah, bagi setiap nabi, semenjak masa lalu, telah Kami adakan musuh dari orang-orang yang berdosa, baik dari kalangan Jin atau manusia (Lihat: al-An’am/7: 112). Manusia gampang terpedaya oleh rayuan setan. Dengan itu Allah ingin mengetahui siapa di antara mereka yang taat kepada-Nya dan mana yang tidak. Tetapi cukuplah Tuhanmu menjadi pemberi petunjuk dan penolong bagi siapa yang dikehendaki-Nya yaitu mereka yang ikhlas berada di jalan yang benar.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah telah menjadikan bagi setiap nabi musuh dari setan dan orang-orang jahat yang selalu mencemoohkan kesucian agama dan meremehkan petunjuk yang dibawa oleh para rasul kepada mereka. Oleh karena itu, Allah berpesan agar Nabi tidak berputus asa ataupun merasa sendirian menghadapi tantangan-tantangan seperti itu, karena cukuplah Allah yang menjadi pemberi petunjuk dan penolong. Sesuai dengan firman Allah:

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيٰطِيْنَ الْاِنْسِ وَالْجِنِّ يُوْحِيْ بَعْضُهُمْ اِلٰى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُوْرًا ۗ

Dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. (al-An‘ām/6: 112)

Isi Kandungan Kosakata

Mahjūran مَهْجُوْرًا (al-Furqān/25: 30)

Mahjūran adalah isim maf’ūl yang berasal dari fi’il hajara-yahjuru-hujran wa hujrānan yang artinya memutuskan, meninggalkan, mengabaikan. Lafal mahjūran dalam ayat 30 Surah al-Furqān ini berarti diabaikan atau ditinggalkan. Pernyataan yang menunjukkan tanda-tanda zaman yang dikatakan Rasulullah dalam ayat ini ialah: “sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini menjadi terabaikan dan ditinggalkan banyak orang”. Ini adalah peringatan bagi kita semua jangan sampai keadaan kita menjadi seperti yang diungkapkan ayat tersebut. Oleh karena itu, kita perlu menjaga Al-Qur’an supaya selalu dibaca, dipahami makna dan petunjuknya, serta diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto