وَاِنْ جَادَلُوْكَ فَقُلِ اللّٰهُ اَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ
Wa in jādalūka fa qulillāhu a‘lamu bimā ta‘malūn(a).
Jika mereka membantahmu, katakanlah, “Allah lebih tahu tentang apa yang kamu kerjakan.”
Dan jika mereka, kaum Yahudi dan Nasrani, membantah engkau, Muhammad, ketika engkau mengajarkan tauhid yang lurus, ibadah yang sempurna, dan akhlak yang mulia; maka katakanlah kepada ahli kitab, Yahudi dan Nasrani yang membantah kamu itu, “Allah lebih tahu tentang apa yang kamu kerjakan,” karena Allah benar-benar mengetahui yang tampak maupun yang tersembunyi.
Seandainya orang-orang kafir itu menentang dan mengingkari dakwah Nabi, padahal telah disampaikan kepada mereka bukti-bukti dan keterangan-keterangan yang menunjukkan kebenaran agama yang disam-paikan kepada mereka, maka tugas Nabi Muhammad adalah menyampaikan agama, bukan untuk menjadikan seseorang itu menjadi kafir atau beriman. Semuanya menjadi wewenang Allah. Allah berfirman:
وَاِنْ كَذَّبُوْكَ فَقُلْ لِّيْ عَمَلِيْ وَلَكُمْ عَمَلُكُمْۚ اَنْتُمْ بَرِيْۤـُٔوْنَ مِمَّآ اَعْمَلُ وَاَنَا۠ بَرِيْۤءٌ مِّمَّا تَعْمَلُوْنَ ٤١
Dan jika mereka (tetap) mendustakanmu (Muhammad), maka katakanlah, ”Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu tidak bertanggung jawab terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Yūnus/10: 41)
Katakanlah kepada mereka bahwa Allah lebih mengetahui tentang apa yang mereka kerjakan dan akan membalas mereka terhadap pekerjaan-pekerjaan yang telah mereka kerjakan di dunia ini.
Falā yunāzi’unnaka فَلَا يُنَازِعُنَّكَ (al-Ḥajj/22:67)
Artinya: Janganlah sekali kali mereka membantah kamu dalam urusan (syariat) ini. Kata “yunāzi’unnaka” adalah bentuk muḍari’ dari fi’il māḍī nāza’a نازع. Akar katanya adalah (ن- ز- ع) yang artinya menarik. Arti ini bisa untuk hal yang ḥissi (material, kongkrit) seperti menarik baju dari tempatnya. Bisa juga untuk hal yang maknawi (abstrak) seperti mencabut kecintaan dari hati seseorang. Ungkapan at-tanāzu’ artinya saling menarik, bisa untuk saling mendebat, beradu alasan/pendapat. Ada juga yang mengatakan bahwa ungkapan “nāza’tuhu” artinya aku mengalahkannya. Dari arti ini maka ungkapan “fala yunāzi’unnaka” bisa berarti janganlah sekali-kali mereka mengalahkan kamu, atau janganlah sekali-kali mereka menarik-narik kamu sehingga kamu kalah dalam urusan ini.














































