Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 66 - Surat Al-Isrā' (Memperjalankan di Malam Hari)
الاسراۤء
Ayat 66 / 111 •  Surat 17 / 114 •  Halaman 288 •  Quarter Hizb 29.5 •  Juz 15 •  Manzil 4 • Makkiyah

رَبُّكُمُ الَّذِيْ يُزْجِيْ لَكُمُ الْفُلْكَ فِى الْبَحْرِ لِتَبْتَغُوْا مِنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّهٗ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمًا

Rabbukumul-lażī yuzjī lakumul-fulka fil-baḥri litabtagū min faḍlih(ī), innahū kāna bikum raḥīmā(n).

Tuhanmulah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu agar kamu mencari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penyayang terhadapmu.

Makna Surat Al-Isra' Ayat 66
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah dijelaskan pada ayat yang lalu bahwa Allah menjadi penjaga atas hamba-Nya dari godaan iblis, pada ayat ini Allah menyebutkan sebagian dari nikmat-Nya yang dianugerahkan kepada hamba-Nya agar nikmat tersebut disyukuri. Tuhanmulah yang senantiasa memelihara dan berbuat baik kepadamu adalah Dia yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, dengan menciptakan hukum-hukumnya sehingga dengan mudah kapal-kapal itu berlayar di samudra yang luas agar kamu mencari karunia-Nya, mencari kekayaan-kekayaan lautan, seperti ikan dan mutiara atau berdagang dari satu tempat ke tempat lain. Sungguh, Dia Allah Maha Penyayang terhadapmu wahai orang-orang yang beriman.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Allah yang menggerakkan kapal-kapal di lautan untuk para hamba-Nya, agar mereka dapat memanfaatkan kapal-kapal itu sebagai alat pengangkut kebutuhan hidup dari suatu negeri ke negeri lain. Dengan pengangkutan itulah kemakmuran yang terdapat di suatu negeri dapat beralih ke negeri yang lain.

Di akhir ayat, ditegaskan bahwa Allah benar-benar Maha Penyayang terhadap seluruh hamba-Nya, karena ke mana saja manusia mengarahkan pandangannya, tentu akan menyaksikan berbagi nikmat Allah yang tak terhingga, yang menjadi tanda kebesaran kekuasaan-Nya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Ḥāṣibā حَاصِبًا (al-Isrā’/17: 68)

Ḥāṣibā artinya batu-batu kecil. Akar katanya adalah (ح- ص- ب). Pada mulanya, kata ini digunakan untuk menunjukkan arti satu jenis dari bagian bumi. Dari sini muncul kata ḥaṣbā’ yang artinya batu kerikil, yaitu satu jenis bebatuan. Kata ḥaṣbah yang berarti butir-butir kecil yang keluar dari kulit dinamakan demikian karena menyerupai bebatuan kecil.

Kata ḥāṣibā bisa juga berarti mega yang menghujani bumi dengan butiran-butiran es. Pada ayat yang sedang ditafsirkan ini lebih tepat diartikan dengan batu-batu kerikil.

2. Qāṣifā قَاصِفًا (al-Isrā’/17: 69)

Akar katanya terdiri dari ( ق- ص- ف ) yang berarti pecahnya sesuatu. Al-Qāṣif artinya sesuatu yang gampang pecah. Dengan demikian, qāṣif berarti angin yang sangat kencang yang bisa menghancurkan dan memecahkan benda-benda yang dilaluinya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto