Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 9 - Surat Al-Jumu‘ah (Jumat)
الجمعة
Ayat 9 / 11 •  Surat 62 / 114 •  Halaman 554 •  Quarter Hizb 56 •  Juz 28 •  Manzil 7 • Madaniyah

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Yā ayyuhal-lażīna āmanū iżā nūdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu‘ati fas‘au ilā żikrillāhi wa żarul-bai‘(a), żālikum khairul lakum in kuntum ta‘lamūn(a).

Wahai orang-orang yang beriman, apabila (seruan) untuk melaksanakan salat pada hari Jumat telah dikumandangkan, segeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Makna Surat Al-Jumu‘ah Ayat 9
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Allah menghimbau orang-orang beriman agar segera ke masjid untuk salat berjamaah apabila azan sudah dikumandangkan. Wahai orang-orang yang beriman! Di mana pun dan kapan pun kamu berada. Apabila telah diseru dengan dikumandangkan azan untuk melaksanakan salat Jumat pada hari Jumat, atau salat lima waktu maka segeralah kamu mengingat Allah, dengan melaksanakan salat yang khusyuk serta zikir dan doa sesudah salat; dan tinggalkanlah jual beli dan berbagai kegiatan lainnya. Yang demikian itu, meninggalkan sementara berbagai kegiatan untuk segera melaksanakan salat wajib berjamaah di masjid, lebih baik bagi kamu dibandingkan dengan menunda salat, jika kamu mengetahui keutamaan salat di awal waktu dengan berjamaah di masjid.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menerangkan bahwa apabila muazin mengumandangkan azan pada hari Jumat, maka hendaklah kita meninggalkan perniagaan dan segala usaha dunia serta bersegera ke masjid untuk mendengarkan khutbah dan melaksanakan salat Jumat, dengan cara yang wajar, tidak berlari-lari, tetapi berjalan dengan tenang sampai ke masjid, sebagaimana sabda Nabi saw:

إِذَا أُقِيْمَتِ الصَّلَاةُ فَلَا تَأْتُوْهَا تَسْعَوْنَ وَأْتُوْهَا تَمْشُوْنَ عَلَيْكُمُ السَّكِيْنَةَ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوْا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوْا. (رواه البخاري و مسلم عن أبي هريرة)

Apabila salat telah diiqomahkan, maka janganlah kamu mendatanginya dengan tergesa-gesa. Namun datangilah salat dalam keadaan berjalan biasa penuh ketenangan. Lalu, berapa rakaat yang kamu dapatkan maka ikutilah, sedangkan rakaat yang ketinggalan maka sempurnakanlah. (Riwayat al-Bukhārī dan Muslim dari Abū Hurairah)

Seandainya seseorang mengetahui betapa besar pahala yang akan diperoleh orang yang mengerjakan salat Jumat dengan baik, maka melaksanakan perintah itu (memenuhi panggilan salat dan meninggalkan jual-beli), adalah lebih baik daripada tetap di tempat melaksanakan jual-beli dan meneruskan usaha untuk memperoleh keuntungan dunia. Firman Allah:

وَالْاٰخِر َةُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰىۗ ١٧

Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal. (al-A‘lā/87: 17)

Isi Kandungan Kosakata

Asfāran اَسْفَارًا (al-Jumu‘ah/62: 5)

Kata asfār adalah jamak dari kata sifrun yang berarti kitab. Akar katanya adalah safaral-bait yang berarti menyapu rumah. Darinya diambil kata safaraṣ-ṣubḥ yang berarti subuh itu telah terang. Di dalam Al-Qur’an disebutkan kata musfirah yang berarti terang, sebagaimana dalam firman Allah, “Pada hari itu ada wajah yang berseri-seri.” (‘Abasa/80: 38) Dan darinya diambil kata safīr yang berarti delegasi yang mendamaikan antara dua kaum. Dari sini diambil kata safarah, jamak dari safīr, yang berarti para malaikat pencatat amal, sebagaimana dalam firman Allah, “Di tangan para utusan (malaikat).” (‘Abasa/80: 15) Dan darinya diambil kata sifr yang berarti kitab besar, atau satu bagian dari Kitab Taurat. Kitab suci disebut sifr karena ia berfungsi menjelaskan sesuatu yang samar. Orang-orang Yahudi itu diberi kitab Taurat untuk mereka amalkan, tetapi mereka tidak mengamalkannya. Maka, Allah mengumpamakan mereka seperti keledai yang membawa kitab-kitab besar tanpa tahu isinya. Ia merasakan sebuah beban, tetapi ia tidak tahu apa itu.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto