Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 58 - Surat Al-Kahf (Gua)
الكهف
Ayat 58 / 110 •  Surat 18 / 114 •  Halaman 300 •  Quarter Hizb 30.75 •  Juz 15 •  Manzil 4 • Makkiyah

وَرَبُّكَ الْغَفُوْرُ ذُو الرَّحْمَةِۗ لَوْ يُؤَاخِذُهُمْ بِمَا كَسَبُوْا لَعَجَّلَ لَهُمُ الْعَذَابَۗ بَلْ لَّهُمْ مَّوْعِدٌ لَّنْ يَّجِدُوْا مِنْ دُوْنِهٖ مَوْىِٕلًا

Wa rabbukal-gafūru żur-raḥmah(ti), lau yu'ākhiżuhum bimā kasabū la‘ajjala lahumul-‘ażāb(a), bal lahum mau‘idul lay yajidū min dūnihī mau'ilā(n).

Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Pemilik rahmat. Seandainya Dia hendak menyiksa mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan siksa bagi mereka. Akan tetapi, bagi mereka ada waktu (untuk mendapat siksa) yang mereka tidak akan menemukan tempat berlindung selain-Nya.

Makna Surat Al-Kahf Ayat 58
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. Jika Dia hendak menyiksa mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan siksa bagi mereka, sesuai dengan hak dan keadilan-Nya. Allah dengan kasih sayang-Nya tidak menyegerakan siksaan untuk memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat. Tetapi bagi mereka ada waktu tertentu untuk mendapat siksa yang mereka tidak akan menemukan tempat berlindung dari-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah swt menerangkan bahwa Dia Maha Pengampun, dan rahmat-Nya Maha Luas, meliputi seluruh alam, seluruh apa yang ada di langit dan di bumi. Salah satu bukti atas sifat pemurah dan rahmat Allah Yang Maha Luas itu ialah Dia tidak segera menjatuhkan azab atas orang-orang kafir musyrik. Hal ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi mereka kembali menjadi sadar, karena setiap manusia mempunyai benih kebaikan di dalam dirinya. Diharapkan pikirannya yang jernih akan menyuburkan fitrah manusiawinya untuk berkembang dan ingat kembali kepada Tuhan. Sehingga kalau mereka mau memohon ampun, meskipun dosa-dosanya menumpuk dan menggunung, niscaya akan di-ampuni oleh Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih. Memang ada di antara orang-orang yang sesat itu yang dapat melepaskan diri dari kesesatan, kemudian kembali ke jalan yang benar.

Meskipun Allah memiliki sifat menahan murka, Maha Pengampun dan Mahaluas Rahmat-Nya, namun kalau tenggang waktu yang sudah diberikan tidak juga digunakan untuk menyadari diri, maka akan datang waktu yang sudah dijanjikan Allah untuk mengazab para musyrikin dan orang-orang kafir itu. Kalau ketentuan batas waktu itu sudah tiba, mereka harus mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya. Mereka harus menanggung azab Allah akibat perbuatan mereka sendiri. Pada waktu itu, tidak ada seorang pun yang dapat membelanya, dan tidak ada suatu tempat pun yang dapat dijadikan untuk berlindung.

Isi Kandungan Kosakata

Waqran وَقْرًا (al-Kahf/18: 54)

Waqran berasal dari kata waqara yang berarti sumbatan yang ada di telinga. Waqarat użunuhu berarti telinganya telah menjadi tuli dan tak bisa mendengar. Waqr juga diartikan penutup telinga yang dikenakan pada keledai atau unta. Arti lain dari waqr adalah tenang, kewibawaan, kebesaran dan rasa terhormat. Dalam Surah Nūh/71: 13: mā lakum lā tarjūna lillāhi waqāran, diartikan dengan kebesaran Allah. Dalam Surah al-Aḥzāb/33:33, waqarna bi buyūtikunna diartikan dengan hendaklah kalian tetap tenang di rumahmu. Dalam ayat ini, Allah swt menjelaskan bahwa sesungguhnya Allah telah meletakkan penyumbat (penutup) di telinga orang-orang yang telah diperingatkan oleh Allah melalui ayat-ayat-Nya tetapi mereka berpaling dan lupa dengan apa yang telah dikerjakan. Untuk kelompok ini, sekalipun kamu Muhammad menyeru kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto