Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 31 - Surat Al-Mursalāt (Malaikat Yang Diutus)
المرسلٰت
Ayat 31 / 50 •  Surat 77 / 114 •  Halaman 581 •  Quarter Hizb 58.75 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Makkiyah

لَا ظَلِيْلٍ وَّلَا يُغْنِيْ مِنَ اللَّهَبِۗ

Lā ẓalīliw wa lā yugnī minal-lahab(i).

yang tidak melindungi dan tidak menahan (panasnya) nyala api neraka.”

Makna Surat Al-Mursalat Ayat 31
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

29-31. Pada bagian terdahulu dijelaskan tentang ancaman Allah kepada yang durhaka. Kelompok ayat ini menerangkan sekelumit ancaman tersebut nanti di akhirat. Akan dikatakan kepada mereka, “Pergilah kamu wahai para pendurhaka, mendapatkan apa azab yang dahulu kamu dustakan. Pergilah kamu mendapatkan naungan asap api neraka yang mempunyai tiga cabang, yang tidak melindungi yaitu tidak menaungi dari panasnya api neraka, dan tidak pula menolak jilatan nyala api neraka yang sangat panas.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah mengatakan dalam ayat ini bahwa biarpun neraka itu disebutkan punya lindungan namun bukan melindungi mereka dari panasnya api neraka. Tidak ada tempat beristirahat dan tempat berteduh dari kepanasan. Ditegaskan pula di sini bahwa lindungan mereka bukan lindungan seperti yang diperoleh seorang mukmin, karena tidak ada yang dapat menaungi mereka dari panas gejolak api neraka.

Ayat lain menerangkan:

فِيْ سَمُوْمٍ وَّحَمِيْمٍۙ ٤٢ وَّظِلٍّ مِّنْ يَّحْمُوْمٍۙ ٤٣ لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيْمٍ ٤٤

(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih, dan naungan asap yang hitam, tidak sejuk dan tidak menyenangkan. (al-Wāqi‘ah/56: 42-44)

Isi Kandungan Kosakata

1. Bi Syararin بِشَرَرٍ (al-Mursalāt/77: 32)

Secara kebahasaan kata bi syarar terdiri dari dua kata, yaitu kata bi yang berarti dengan dan kata syarar yang berarti percikan-percikan api atau bunga api. Dalam konteks ayat ini, kata bi syarar bermakna pemberitahuan bahwa neraka itu menyemburkan percikan-percikan api yang dahsyat bagaikan bunga api yang sebesar dan setinggi istana.

2. Jimālatun جِمَالَتٌ (al-Mursalāt/77: 33)

Secara kebahasaan kata jimālat berarti unta-unta. Dalam konteks ayat ini, Allah mendiskripsikan dahsyatnya api neraka yang percikan-percikan apinya seolah-olah menyerupai unta-unta kuning yang beriring-iringan.

3. Wail وَيْل (al-Mursalāt/77: 40)

Secara kebahasaan kata wail merupakan kata jamid (kata yang tak terderivikasikan) yang berarti celakalah atau masuklah neraka wail. Dalam konteks ayat ini, pada hari Kiamat orang-orang yang mendustakan kebenaran misi kenabian Muhammad saw pasti celaka dan dimasukkan ke dalam neraka wail.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto