Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 14 - Surat Al-Qalam (Pena)
القلم
Ayat 14 / 52 •  Surat 68 / 114 •  Halaman 564 •  Quarter Hizb 57.25 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Makkiyah

اَنْ كَانَ ذَا مَالٍ وَّبَنِيْنَۗ

An kāna żā māliw wa banīn(a).

karena dia kaya dan mempunyai banyak anak.

Makna Surat Al-Qalam Ayat 14
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Di antara faktor yang menyebabkan orang tersebut berperangai buruk adalah karena dia merasa diri sebagai pemilik harta yang banyak, kaya dan juga memiliki banyak anak.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah memperingatkan Nabi Muhammad dan kaum Muslimin agar sekali-kali tidak mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat di atas, sekalipun ia mempunyai harta yang banyak, kedudukan yang tinggi, kekuasaan yang besar, atau ia merasakan suatu kenikmatan dan kesenangan duniawi yang sifatnya sementara saja. Semua itu tidak akan ada manfaatnya di sisi Allah pada hari Kiamat. Allah berfirman:

ذَرْنِيْ وَمَنْ خَلَقْتُ وَحِيْدًاۙ ١١ وَّجَعَلْتُ لَهٗ مَالًا مَّمْدُوْدًاۙ ٢ وَّبَنِيْنَ شُهُوْدًاۙ ١٣ وَّمَهَّدْتُّ لَهٗ تَمْهِيْدًاۙ ١٤ ثُمَّ يَطْمَعُ اَنْ اَزِيْدَۙ ١٥ كَلَّاۗ اِنَّهٗ كَانَ لِاٰيٰتِنَا عَنِيْدًاۗ ١٦ سَاُرْهِقُهٗ صَعُوْدًاۗ ١٧ اِنَّهٗ فَكَّرَ وَقَدَّرَۙ ١٨ فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَۙ ١٩ ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَۙ ٢٠ ثُمَّ نَظَرَۙ ٢١ ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَۙ ٢٢ ثُمَّ اَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَۙ ٢٣

Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang yang Aku sendiri telah menciptakannya, dan Aku beri kekayaan yang melimpah, dan anak-anak yang selalu bersamanya, dan Aku beri kelapangan (hidup) seluas-luasnya. Kemudian dia ingin sekali agar Aku menambahnya. Tidak bisa! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami (Al-Qur’an). Aku akan membebaninya dengan pendakian yang memayahkan. Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya), maka celakalah dia! Bagaimana dia menetapkan?, Sekali lagi, celakalah dia! Bagaimana dia menetapkan? Kemudian dia (merenung) memikirkan, lalu berwajah masam dan cemberut, kemudian berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri. (al-Muddaṡir/74: 11-23)

Isi Kandungan Kosakata

1. Hammāzin هَمَّازٍ (al-Qalam/68: 11)

Al-Hamaz berarti tekanan dan dorongan yang keras, hammāzin artinya pencela. Dari sini muncul makna lain yaitu mendorong orang lain, menusuk dengan tangan atau tongkat. Dari sini pula kata tersebut dipahami dalam arti menggunjing, mengumpat, menyebut sisi negatif orang lain tidak di hadapan yang bersangkutan yang dikenal dengan istilah gibah. Ayat ini memerintahkan Nabi Muhammad saw untuk tidak mengikuti orang-orang kafir yang menyifati Nabi dengan berbagai sifat buruk, sehingga Allah juga menyifati mereka juga dengan sifat yang hina seperti pencela.

2. Utullin عُتُلٍّ (al-Qalam/68: 13)

Utull artinya kasar, terambil dari kata ‘atala, artinya menggiring dengan kasar, seperti menggiring unta. Kata ini digunakan menunjuk seseorang yang keras hati, kepala batu, kasar, dan enggan berbuat baik kecuali terpaksa.

3. Zanīm زَنِيْمٍ (al-Qalam/68: 13)

Zanīm berasal dari kata zanama, artinya sesuatu yang dipotong sebagai tanda pada telinga unta dan dibiarkan terulur. Para ulama mengartikan kata zanīm sebagai perangai buruk pada diri seseorang sehingga ia dikenal dengan perangai buruk tersebut.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto