Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 29 - Surat Al-Qamar (Bulan)
القمر
Ayat 29 / 55 •  Surat 54 / 114 •  Halaman 530 •  Quarter Hizb 53.75 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

فَنَادَوْا صَاحِبَهُمْ فَتَعَاطٰى فَعَقَرَ

Fa nādau ṣāḥibahum fa ta‘āṭā fa ‘aqar(a).

Mereka memanggil kawannya, lalu dia menangkap (unta itu) dan menyembelihnya.

Makna Surat Al-Qamar Ayat 29
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mereka merasa kecewa dengan pembagian jatah air itu. Maka mereka memanggil kawannya yang dikenal kuat dan kejam untuk membunuh unta itu, lalu dia menangkap unta itu dan memotongnya. Akibat kedurhakaan ini,

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menerangkan bahwa akhirnya kaum Ṡamūd keberatan atas pembagian seperti itu dan ingin membunuh unta. Mereka lalu memanggil seorang warga mereka yang terkenal sangat kejam, namanya Kudar bin Salif dan mencincang unta tersebut.

Isi Kandungan Kosakata

1. Asyir اَشِرٌ (al-Qamar/54: 25)

Asyir artinya sombong. Ibnu Fāris mengartikannya sebagai keras kepala, suka tergesa-gesa, dan mengingkari kenikmatan. Sedangkan menurut al-Aṣfahānī, asyir bermakna lebih dari hanya sekadar mengingkari nikmat Allah. Ayat ini menggambarkan sikap Kaum Ṡamūd yang menolak mengikuti risalah Nabi Saleh, karena menganggap Nabi Saleh tidak memiliki kelebihan dan keistimewaan dibandingkan dengan mereka bahkan mereka menganggap Nabi Saleh itu sombong.

2. Al-Muḥtaẓir الْمُحْتَظِر (al-Qamar/54: 31)

Al-Muḥtaẓir artinya kandang ternak. Berasal dari kata al-ḥaẓru, artinya mencegah dan melarang. Wal-ḥiẓar artinya kandang ternak, sedangkan al-muḥtaẓir adalah orang yang bekerja di kandang ternak atau pemilik kandang ternak itu sendiri. Ayat ini menjelaskan bagaimana azab Allah berupa suara yang dahsyat yang menggelegar dan menghantam kaum Ṡamūd sehingga mereka binasa bagaikan rumput kering yang dikumpulkan oleh pemilik kandang ternak.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto