Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 41 - Surat Al-Qamar (Bulan)
القمر
Ayat 41 / 55 •  Surat 54 / 114 •  Halaman 530 •  Quarter Hizb 53.75 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَلَقَدْ جَاۤءَ اٰلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُۚ

Wa laqad jā'a āla fir‘aunan-nużur(u).

Sungguh, berbagai peringatan benar-benar telah datang kepada pengikut Fir‘aun.

Makna Surat Al-Qamar Ayat 41
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dari kisah kaum Nabi Lut Allah beralih menyebut kisah Fir’aun dan kaumnya. Dan sungguh, peringatan Kami telah datang kepada keluarga Fir’aun dan kaumnya agar mereka beriman kepada Allah Yang Esa.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa sungguh peringatan demi peringatan telah berkali-kali disampaikan kepada kaum Fir‘aun dan pengikut-pengikutnya. Namun mereka tetap mendustakannya. Peringatan-peringatan itu adalah semua tanda-tanda kerasulan dan mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Musa sebagaimana diungkapkan dalam Surah al-A‘rāf/7: 133 dan al-Isrā'/17: 101. Karena itu Allah menurunkan azab kepada mereka. Azab datang dari Zat yang Mahakuat dan Mahakuasa, yang menunjukkan bahwa azab itu amat hebat. Berupa tenggelamnya Fir‘aun dan pengikutnya di laut merah.

Isi Kandungan Kosakata

Muqtadir مُقْتَدِر (al-Qamar/54: 42)

Muqtadir artinya Mahakuasa. Terambil dari kata “qāf-dāl-ra′”, yang maknanya adalah batas terakhir dari sesuatu. Sedangkan al-Qudrah jika dinisbahkan kepada manusia berarti kemampuan untuk melakukan sesuatu. Sedangkan jika dinisbahkan kepada Allah, berarti menafikan kelemahan bagi Allah dan itu mustahil. Oleh sebab itu tidak ada yang boleh disifati dengan al-Qudrah. Kata muqtadir ditemukan sebanyak tiga kali dalam bentuk jama‘ dan satu kali dalam bentuk tunggal, semuanya menunjuk pada Allah swt. Konteksnya dalam ayat ini berkaitan dengan kekuasaan Allah menjatuhkan sanksi terhadap para pembangkang. Hanya satu kali muqtadir ditemukan dalam konteks orang-orang bertakwa, tetapi dalam kehidupan ukhrawi nanti, dan ditujukan kepada orang-orang yang tertindas di dunia. Al-Qādir dan al-Muqtadir adalah dua sifat Allah yang berarti Mahakuasa, tetapi kodrat dan kekuasaan yang ditunjuk oleh sifat ini lebih banyak ditujukan kepada para pembangkang sebagai ancaman atau azab kepada mereka. Kekuasaan Allah meliputi segala sesuatu dan dianugrahkan kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto