Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 6 - Surat Al-Qamar (Bulan)
القمر
Ayat 6 / 55 •  Surat 54 / 114 •  Halaman 528 •  Quarter Hizb 53.5 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ ۘ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ اِلٰى شَيْءٍ نُّكُرٍۙ

Fa tawalla ‘anhum, yauma yad‘ud-dā‘i ilā syai'in nukur(in).

Maka, berpalinglah (Nabi Muhammad) dari mereka. Pada hari (ketika) penyeru (malaikat) mengajak (mereka) pada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari Pembalasan),

Makna Surat Al-Qamar Ayat 6
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Maka, berpalinglah engkau dari mereka! Orang musyrik itu akan menghadapi masa yang mengerikan, yaitu pada hari ketika penyeru, ketika malaikat atau utusan-Nya, mengajak mereka kepada sesuatu yang tidak menyenangkan, yaitu datangnya kiamat dan keharusan setiap orang mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah memerintahkan rasul-Nya agar tidak mengadakan perdebatan dengan kaum musyrik, karena tidak ada faedahnya. Sebab itu hendaklah berpaling dari mereka, pendusta-pendusta itu. Karena mereka sudah sampai ke tingkat tidak mau tunduk kepada bukti dan kebenaran, maka sudah pantas bagimu tidak memberi nasihat kepada mereka lagi.

Allah mengetahui bahwa Rasulullah saw tidak bosan terhadap persoalan mereka dan jengkel karena kecongkakannya. Allah mengingatkan kepada manusia bahwa akan terjadi hari kebangkitan, yang hari itu malaikat akan memanggil manusia datang ke suatu tempat yang sangat berbahaya dan dibenci oleh kaum musyrik, yaitu Padang Mahsyar.

Isi Kandungan Kosakata

1. Muzdajar مُزْدَجَر (al-Qamar/54: 4)

Muzdajar terambil dari kata zajara-az-zajra artinya “membentak” “menghardik” untuk mencegah terjadinya sesuatu. Muzdajar adalah tempat terjadinya hardikan sehingga terjadi pencegahan. Maksudnya adalah bahwa Allah telah menyampaikan peristiwa-peristiwa masa lalu, yaitu kehancuran sebagian umat terdahulu karena pembangkangan mereka. Peristiwa itu hendaknya dijadikan sebagai hardikan (peringatan) untuk mencegah manusia dari melakukan dosa yang sama. Dari kata itu terdapat kata az-zājirāti yaitu malaikat yang menghardik awan sehingga ia berarak dan menurunkan hujan, atau malaikat-malaikat yang membentak manusia dalam lubuk hatinya sehingga tidak jadi mengerjakan kejahatan yang ditiupkan setan. Uzdujir artinya “dibentak”, yaitu Nabi Nuh dibentak atau diancam kaumnya supaya tidak meneruskan dakwahnya kepada mereka.

2. Ḥikmatun Bāligah حِكْمَةٌ بَالِغَةٌ (al-Qamar/54:5)

Ḥikmah adalah kebenaran sejati yang diperoleh melalui ilmu dan akal. Bāligah dari balaga yaitu sampai ke puncaknya. Ḥikmatun-bāligah berarti kebenaran yang sudah sampai ke puncaknya, kebenaran yang tak ada cacatnya. Maksudnya adalah ayat-ayat Al-Qur’an.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto