Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 63 - Surat An-Naḥl (Lebah)
النّحل
Ayat 63 / 128 •  Surat 16 / 114 •  Halaman 273 •  Quarter Hizb 28 •  Juz 14 •  Manzil 3 • Makkiyah

تَاللّٰهِ لَقَدْ اَرْسَلْنَآ اِلٰٓى اُمَمٍ مِّنْ قَبْلِكَ فَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطٰنُ اَعْمَالَهُمْ فَهُوَ وَلِيُّهُمُ الْيَوْمَ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ

Tallāhi laqad arsalnā ilā umamim min qablika fa zayyana lahumusy-syaiṭānu a‘mālahum fa huwa waliyyuhumul-yauma wa lahum ‘ażābun alīm(un).

Demi Allah, sungguh Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum engkau (Nabi Muhammad). Akan tetapi, setan menjadikan perbuatan mereka (yang buruk) terasa indah bagi mereka sehingga ia (setan) menjadi pemimpin mereka pada hari ini (di dunia) dan bagi mereka azab yang sangat pedih (di akhirat).

Makna Surat An-Nahl Ayat 63
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Kaum kafir Mekah bukanlah umat pertama yang berbuat demikian. Demi Allah, sungguh Kami telah mengutus para rasul, seperti Hud, Salih, Musa, dan Isa kepada umat-umat mereka sebelum Kami mengutus engkau, wahai Nabi Muhammad, kepada umatmu. Meski kaum-kaum itu mendapat dakwah dari para rasul, tetapi setan menjadikan terasa indah dan baik bagi mereka perbuatan buruk mereka seperti yang umatmu lakukan kepadamu. Setan berhasil menipu mereka sehingga dia menjadi pemimpin dan panutan mereka pada hari ini sebagaimana dia juga menjadi pemimpin dan panutan kaummu yang durhaka. Dan mereka semua yang telah, sedang, dan akan melakukan keburukan pasti akan mendapat azab yang sangat pedih di akhirat kelak.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini Allah swt bersumpah dengan nama-Nya sendiri bahwa Dia sungguh telah mengutus banyak rasul kepada umat-umat sebelum Nabi Muhammad. Para rasul itu mengajak mereka untuk beriman dan beribadah kepada Allah swt. Akan tetapi, umat-umat itu telah tertipu oleh tipu daya setan sehingga mereka menyangka perbuatan-perbuatan mereka baik, padahal sebetulnya perbuatan jahat. Setan itulah akhirnya yang menjadi teman mereka, dan akan menemani mereka masuk ke dalam neraka.

Isi Kandungan Kosakata

Mufraṭūn مُفْرَطُوْنَ (an-Naḥl/16: 62)

Kata mufraṭ adalah isim maf‘ūl (passive participle) dari kata afraṭa-yufriṭu-ifrāṭa n. Kata dasarnya adalah faraṭa yang artinya berkisar antara melewati batas, meninggalkan, dan melalaikan. Dari kata ini terambil kata furuṭ yang berarti perkara yang melewati batas, sebagaimana dalam firman Allah Ta‘ala, “Dan keadaannya itu melewati batas.” (al-Kahf/18: 28). Kata mufraṭ yang disebutkan dalam ayat ini berarti “orang-orang yang ditinggalkan dan dilupakan.”

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto