Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 64 - Surat An-Naḥl (Lebah)
النّحل
Ayat 64 / 128 •  Surat 16 / 114 •  Halaman 273 •  Quarter Hizb 28 •  Juz 14 •  Manzil 3 • Makkiyah

وَمَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ اِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِى اخْتَلَفُوْا فِيْهِۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ

Wa mā anzalnā ‘alaikal-kitāba illā litubayyina lahumul-lażikhtalafū fīh(i), wa hudaw wa raḥmatal liqaumiy yu'minūn(a).

Kami tidak menurunkan Kitab (Al-Qur’an) ini kepadamu (Nabi Muhammad), kecuali agar engkau menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan serta menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

Makna Surat An-Nahl Ayat 64
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Kami mengutus para rasul untuk menjelaskan hukum-hukum Allah kepada kaum masing-masing, memberi mereka ketenangan batin, dan menyelesaikan perselisihan di antara mereka. Dan Kami tidak menurunkan Kitab Al-Qur’an ini kepadamu, wahai Nabi Muhammad, melainkan agar engkau dapat menjelaskan kepada mereka (umatmu) apa yang mereka perselisihkan dalam hal agama, sehingga mereka dapat membedakan perkara yang benar dan yang salah. Kami menurunkan Al-Qur’an dengan tujuan tersebut serta menjadi petunjuk dan penuntun bagi manusia menuju jalan yang benar, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang sudah dan hendak

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini Allah swt menjelaskan fungsi Al-Qur’an, yaitu sebagai dasar dan pedoman yang dapat membuka pikiran mereka untuk dapat menilai kebenaran bimbingan wahyu. Allah swt menjelaskan bahwa Dia menurunkan kitab kepada Nabi Muhammad saw untuk dijadikan bimbingan bagi para umatnya. Juga agar Nabi saw dapat menjelaskan persoalan-persoalan yang mereka ragukan atau tidak percayai, sehingga mereka dapat melihat mana yang hak dan mana yang batil, mana yang benar dan mana yang salah.

Di samping itu, Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk yang dapat membimbing umatnya kepada kebenaran sehingga terhindar dari kesesatan. Al-Qur’an juga berfungsi sebagai rahmat Allah terbesar kepada hamba yang mau beriman. Dengan berpedoman kepada Al-Qur’an, mereka akan terbimbing dalam hidup di dunia dan akan berbahagia di dunia dan di akhirat.

Isi Kandungan Kosakata

Mufraṭūn مُفْرَطُوْنَ (an-Naḥl/16: 62)

Kata mufraṭ adalah isim maf‘ūl (passive participle) dari kata afraṭa-yufriṭu-ifrāṭa n. Kata dasarnya adalah faraṭa yang artinya berkisar antara melewati batas, meninggalkan, dan melalaikan. Dari kata ini terambil kata furuṭ yang berarti perkara yang melewati batas, sebagaimana dalam firman Allah Ta‘ala, “Dan keadaannya itu melewati batas.” (al-Kahf/18: 28). Kata mufraṭ yang disebutkan dalam ayat ini berarti “orang-orang yang ditinggalkan dan dilupakan.”

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto