Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 74 - Surat An-Naḥl (Lebah)
النّحل
Ayat 74 / 128 •  Surat 16 / 114 •  Halaman 275 •  Quarter Hizb 28 •  Juz 14 •  Manzil 3 • Makkiyah

فَلَا تَضْرِبُوْا لِلّٰهِ الْاَمْثَالَ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

Falā taḍribū lillāhil-amṡāl(a), innallāha ya‘lamu wa antum lā ta‘lamūn(a).

Maka, janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.

Makna Surat An-Nahl Ayat 74
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Maka janganlah kamu, wahai manusia, mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah dengan menyembah dan mempertuhankan apa pun selain Dia serta menisbatkan sifat-sifat buruk kepada-Nya. Sungguh, Allah mengetahui segala sesuatu, sedang kamu tidak mengetahui kecuali yang telah Allah ajarkan kepada kamu. Karena itu, berbuatlah sesuai arahan Allah sebab hal itu tentu baik bagi kehidupanmu.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah melarang hamba-Nya menyamakan sifat-sifat Allah dengan makhluk-Nya, karena sifat-sifat Allah itu tidak dapat disamai dan ditandingi. Untuk memperkuat pengertian ayat ini, dapat dikemukakan sebuah riwayat dari Ibnu Munżir dan Abi Hatim dari Ibnu ‘Abbās bahwa dia berkata mengenai arti ayat itu bahwa Allah berfirman, “Makanya jangan kamu beranggapan adanya tuhan-tuhan lain selain Aku, karena sesungguhnya tidak ada tuhan selain Aku.”

Kemudian Allah swt menegaskan bahwa Allah Maha Mengetahui segala yang ada di langit dan di bumi. Dia mengetahui kejahatan yang dilakukan oleh makhluk-Nya dan Dia pulalah yang berkuasa untuk menghukum mereka dengan siksaan yang pedih. Mereka tidak mengetahui sedikit pun siksaan apa yang harus mereka rasakan.

Isi Kandungan Kosakata

Arżalil-‘umur اَرْذَلِ الْعُمُرِ (an-Naḥl/16: 70)

Kata arżal mengikuti pola isim tafḍīl (superlatif) dari kata rażīl yang berarti yang rendah, lemah, dan hina. Kata rażīl terbentuk dari kata rażala-yarżilu-rażalatan. Makna ini ditegaskan dalam firman Allah Ta‘ala, “…melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami…” (Hūd/11: 27). Kata ‘umur diberi sifat arżal (paling lemah) ketika manusia mencapai usia lanjut. Pada saat itu, organ-organ tubuh manusia mencapai titik paling lemah dalam menjalankan fungsi-fungsinya sehingga manusia kembali menjadi tidak berdaya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto