Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 84 - Surat An-Naml (Semut)
النّمل
Ayat 84 / 93 •  Surat 27 / 114 •  Halaman 384 •  Quarter Hizb 39.25 •  Juz 20 •  Manzil 5 • Makkiyah

حَتّٰٓى اِذَا جَاۤءُوْ قَالَ اَكَذَّبْتُمْ بِاٰيٰتِيْ وَلَمْ تُحِيْطُوْا بِهَا عِلْمًا اَمَّاذَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

Ḥattā iżā jā'ū qāla akażżabtum bi'āyātī wa lam tuḥīṭū bihā ‘ilman ammāżā kuntum ta‘malūn(a).

Sehingga, apabila mereka datang, Dia (Allah) berfirman, “Mengapa kamu mendustakan ayat-ayat-Ku, padahal kamu tidak mempunyai pengetahuan yang cukup tentang itu556) atau (jika tidak mendustakannya), apa yang selalu kamu lakukan?”

Makna Surat An-Naml Ayat 84
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Hingga apabila mereka datang di tempat yang ditentukan dan berdiri di hadapan Allah untuk diperhitungkan amal perbuatannya, dengan nada mencemooh para pendusta itu, Allah berfirman,”Mengapa kamu telah mendustakan ayat-ayat-Ku yang telah disampaikan oleh para utusan-Ku dan yang telah Ku-hamparkan di alam raya, padahal kamu tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, karena kamu tidak berpikir dan merenungkannya terlebih dahulu. Atau apakah yang telah kamu kerjakan selama itu, padahal Kami tidak menciptakan kamu untuk sesuatu yang sia-sia?”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat-ayat ini, Allah menerangkan tingkah laku dan perbuatan orang-orang kafir yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya ketika mereka menyaksikan sendiri datangnya hari Kiamat. Pada hari itu, Allah mengumpulkan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat-Nya dari setiap umat manusia. Setelah mereka berkumpul di Padang Mahsyar untuk dihisab, mereka semuanya berdiri di hadapan Allah untuk menghadapi berbagai pertanyaan dan pemeriksaan.

Orang-orang kafir dan musyrik mendengar dakwaan yang sangat menusuk perasaan. Di antaranya adalah mengapa mereka telah mengingkari ayat-ayat Allah yang secara jelas memberitahukan akan adanya hari kebangkitan dan hari penghisaban ini. Mengapa mereka tidak memikirkan persoalan itu, padahal dalil-dalilnya jelas dan gamblang disampaikan oleh rasul-rasul kepada mereka? Mengapa mereka bersikap sombong dan angkuh tidak mau menerima keterangan para rasul itu, padahal mereka tidak memiliki pengetahuan yang pasti dan tidak pernah memikirkannya secara teliti dan sungguh-sungguh.

Isi Kandungan Kosakata

1. Aṣ-Ṣūr اَلصُّوْر (an-Naml/27: 87)

Kata aṣ-ṣūr berarti trompet, berasal dari fi‘il ṣāra-yaṣūru-ṣauran yang berarti berbunyi atau bersuara. Trompet yang dimaksud dalam ayat 87 Surah an-Naml adalah sangkakala yang ditiup ketika menjelang hari Kiamat. Pada peniupan pertama, semua yang hidup akan mati, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Sedangkan pada peniupan kedua, semua manusia akan bangkit dari kubur.

2. Dākhirīn دَاخِرِيْنَ (an-Naml/27: 87)

Kata dākhirin adalah isim fā’il dalam bentuk jama’ yang berarti orang-orang yang merendahkan diri, diambil dari fi’il (kata kerja) dakhira-yadkharu-dakhran, yang berarti kecil, rendah, hina. Makna dākhirīn dalam ayat 87 Surah an-Naml adalah orang-orang yang merendahkan diri datang kepada Allah setelah dibangkitkan/dihidupkan kembali di akhirat.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto