Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 83 - Surat An-Naml (Semut)
النّمل
Ayat 83 / 93 •  Surat 27 / 114 •  Halaman 384 •  Quarter Hizb 39.25 •  Juz 20 •  Manzil 5 • Makkiyah

وَيَوْمَ نَحْشُرُ مِنْ كُلِّ اُمَّةٍ فَوْجًا مِّمَّنْ يُّكَذِّبُ بِاٰيٰتِنَا فَهُمْ يُوْزَعُوْنَ

Wa yauma naḥsyuru min kulli ummatin faujam mimmay yukażżibu bi'āyātinā fahum yūza‘ūn(a).

(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami mengumpulkan segolongan orang dari setiap umat, yaitu mereka yang mendustakan ayat-ayat Kami, lalu mereka dibagi-bagi (dalam kelompok).

Makna Surat An-Naml Ayat 83
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah keluar dabbah, terjadilah Kiamat dengan kejadian yang diurai di sini. Dan ingatlah, wahai Nabi Muhammad, pada hari ketika Kami mengumpulkan dari setiap umat, suka atau tidak suka, segolongan orang yang selalu mendustakan ayat-ayat Kami, baik yang terhampar di alam raya maupun yang terbaca dalam kitab suci, lalu mereka dibagi-bagi dalam kelompok-kelompok. Mereka itu adalah para pembesar yang menjadi panutan. Mereka akan digiring di depan pengikut mereka untuk dimintakan pertanggungjawaban dan mendapatkan pembalasan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat-ayat ini, Allah menerangkan tingkah laku dan perbuatan orang-orang kafir yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya ketika mereka menyaksikan sendiri datangnya hari Kiamat. Pada hari itu, Allah mengumpulkan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat-Nya dari setiap umat manusia. Setelah mereka berkumpul di Padang Mahsyar untuk dihisab, mereka semuanya berdiri di hadapan Allah untuk menghadapi berbagai pertanyaan dan pemeriksaan.

Orang-orang kafir dan musyrik mendengar dakwaan yang sangat menusuk perasaan. Di antaranya adalah mengapa mereka telah mengingkari ayat-ayat Allah yang secara jelas memberitahukan akan adanya hari kebangkitan dan hari penghisaban ini. Mengapa mereka tidak memikirkan persoalan itu, padahal dalil-dalilnya jelas dan gamblang disampaikan oleh rasul-rasul kepada mereka? Mengapa mereka bersikap sombong dan angkuh tidak mau menerima keterangan para rasul itu, padahal mereka tidak memiliki pengetahuan yang pasti dan tidak pernah memikirkannya secara teliti dan sungguh-sungguh.

Isi Kandungan Kosakata

1. Aṣ-Ṣūr اَلصُّوْر (an-Naml/27: 87)

Kata aṣ-ṣūr berarti trompet, berasal dari fi‘il ṣāra-yaṣūru-ṣauran yang berarti berbunyi atau bersuara. Trompet yang dimaksud dalam ayat 87 Surah an-Naml adalah sangkakala yang ditiup ketika menjelang hari Kiamat. Pada peniupan pertama, semua yang hidup akan mati, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Sedangkan pada peniupan kedua, semua manusia akan bangkit dari kubur.

2. Dākhirīn دَاخِرِيْنَ (an-Naml/27: 87)

Kata dākhirin adalah isim fā’il dalam bentuk jama’ yang berarti orang-orang yang merendahkan diri, diambil dari fi’il (kata kerja) dakhira-yadkharu-dakhran, yang berarti kecil, rendah, hina. Makna dākhirīn dalam ayat 87 Surah an-Naml adalah orang-orang yang merendahkan diri datang kepada Allah setelah dibangkitkan/dihidupkan kembali di akhirat.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto