Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 1 - Surat An-Naml (Semut)
النّمل
Ayat 1 / 93 •  Surat 27 / 114 •  Halaman 377 •  Quarter Hizb 38.5 •  Juz 19 •  Manzil 5 • Makkiyah

طٰسۤ ۚ تِلْكَ اٰيٰتُ الْقُرْاٰنِ وَكِتَابٍ مُّبِيْنٍ ۙ

Ṭā Sīn, tilka āyātul-qur'āni wa kitābim mubīn(in).

Ṭā Sīn. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an dan Kitab Suci yang jelas (kandungannya),

Makna Surat An-Naml Ayat 1
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Ta Sin. Inilah ayat-ayat Al-Qur’an, dan Kitab yang jelas. Kitab ini adalah Firman Allah dan menjelaskan pesan-pesan Allah kepada manusia.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Awal surah ini menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, nabi dan rasul yang terakhir. Ayat-ayat Al-Qur’an diturunkan melalui perantaraan malaikat Jibril.

Ayat-ayat ini memberikan penjelasan dan keterangan bagi orang yang berpikir bahwa Al-Qur’an benar-benar kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad. Ia bukan kata-kata tipuan atau hasil rekayasa Nabi Muhammad, dan bukan pula ciptaan salah seorang makhluk Allah. Manusia dan jin tidak mungkin dapat membuat Al-Qur’an atau menyamainya, meskipun keduanya bekerja sama untuk itu.

Maksud dari kalimat “Kitab yang menjelaskan” adalah Al-Qur’an. Dalam ayat ini berkumpul dua nama dari Al-Qur’an itu, yaitu “Al-Qur’an” (yang dibaca) dan “al-Kitāb” (yang dituliskan). Dua buah nama yang mempunyai arti dan maksud yang sama. Dalam ayat yang lain, Allah berfirman:

الۤرٰ ۗتِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ وَقُرْاٰنٍ مُّبِيْنٍ ۔ ١

Alif Lām Rā. (Surah) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Kitab (yang sempurna) yaitu (ayat-ayat) Al-Qur’an yang memberi penjelasan. (al-Ḥijr/15: 1)

Ayat-ayat Al-Qur’an memberi penjelasan tentang arti ayat-ayatnya, karena di dalamnya terdapat ayat-ayat yang saling menjelaskan. Maksudnya ialah ada ayat yang membahas satu persoalan secara rinci dan menjelaskan maksud ayat lain yang mengandung persoalan yang sama, tetapi turun secara global. Ayat-ayat Al-Qur’an juga memberi penjelasan tentang tujuan-tujuan penurunannya, seperti hukum-hukum yang terkait dengan halal dan haram, janji dan ancaman, serta perintah dan larangan. Kesemuanya itu dijadikan pedoman hidup di dunia sebagai jalan mencapai kebahagiaan hidup di akhirat kelak.

Isi Kandungan Kosakata

1. Kitāb Mubīn كِتَابٍ مُبِيْنٍ (an-Naml/27: 1)

Kata kitāb terbentuk dari kata kataba-yaktubu-kitāban yang berarti menulis. Jadi, kata kitāb berarti tulisan atau kitab. Kata al-Kitāb merupakan salah satu nama populer Al-Qur’an, di samping nama Al-Qur’an itu sendiri. Kita tahu bahwa Allah memelihara Al-Qur’an melalui tulisan yang tercermin dalam nama Al-Kitab (Tulisan), dan melalui bacaan yang tercermin dalam nama Al-Qur’an (Bacaan). Kata al-mubīn adalah kata sifat dari kata abana-yubinu-ibānatan yang berarti menjelaskan. Ia terambil dari kata bana-yabinu-bainan yang berarti jelas dan berbeda dari yang lain. Maksud dari Kitab yang Menjelaskan di sini adalah Al-Qur’an yang menjelaskan perintah dan larangan Allah, dan lain-lain.

2. Busyrā بُشْرَى (an-Naml/27: 2)

Kata busyrā memiliki akar kata basyar yang berarti kulit. Manusia disebut dengan kata basyar karena yang tampak dari manusia adalah kulitnya. Kalimat bāsyara ar-rajulu imra’atahu berarti laki-laki itu mencari kesenangan dari kulit istrinya (menggaulinya). Kata busyrā atau bisyārah berarti setiap berita yang benar dan mengakibatkan kulit di wajah menjadi berubah. Kabar gembira disebut dengan kata busyrā karena bila jiwa gembira maka darah mengalir lancar hingga ke kulit seperti air yang mengalir di dalam pohon. Kata ini lebih banyak digunakan untuk berita yang baik, namun terkadang digunakan pula untuk berita yang buruk, sebagaimana firman Allah, “Sampaikanlah kepada mereka kabar gembira yaitu azab yang pedih.” (Āli ‘Imrān/3: 21). Adapun maksud kata busyrā di sini adalah kabar gembira.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto