Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 21 - Surat An-Nāzi‘āt (Yang Mencabut Dengan Keras)
النّٰزعٰت
Ayat 21 / 46 •  Surat 79 / 114 •  Halaman 584 •  Quarter Hizb 59 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

فَكَذَّبَ وَعَصٰىۖ

Fa każżaba wa ‘aṣā.

Akan tetapi, dia (Fir‘aun) mendustakan (kerasulan) dan mendurhakai (Allah).

Makna Surat An-Nazi‘at Ayat 21
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Firaun semakin marah karena merasa terhina dan harga dirinya terusik oleh kedatangan Nabi Musa. Bukan beriman, tetapi dia justru mendustakan Nabi Musa dan mendurhakai-nya dan menuduh beliau sebagai pesihir ulung.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kemudian Allah menerangkan bahwa Fir‘aun tetap membangkang dan tidak mau mengikuti ajakan Nabi Musa sehingga Musa terpaksa memperlihatkan mukjizat-mukjizatnya. Lalu Musa memperlihatkan kepada Fir‘aun mukjizat yang besar yaitu tongkat menjadi ular dan telapak tangan yang bersinar terang. Meskipun begitu, Fir‘aun masih mengingkari kenabian Musa dan tetap bersikap durhaka dan menentang Allah. Kemudian Fir‘aun berpaling dan berusaha untuk mengadakan perlawanan kepada Musa.

Isi Kandungan Kosakata

Nakāl نَكَالَ (an-Nāzi‘āt/79: 25)

Nakāl artinya siksaan. Terambil dari kata kerja nakala yang artinya ‘lemah’. Nakāl berarti “siksaan” karena siksaan itu membuat orang lemah tak berdaya. Dalam Al-Qur’an juga terdapat kata ankāl, bentuk jamak dari nakl, yang secara harfiah berarti “kekang” atau “tambatan” hewan, karena keduanya membuat hewan itu harus patuh dan tentu saja tersiksa. Dalam Surah al-Muzzammil/73: 12 disebutkan bahwa Allah memiliki alat-alat untuk menyiksa dan neraka bagi orang kafir: inna ladainā ankālan wa jaḥīman (sungguh, di sisi Kami ada belenggu-belenggu (yang berat) dan neraka yang menyala-nyala). Juga terdapat kata tankīl yang merupakan maṣdar dari nakkala (menyiksa).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto