Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 59 - Surat An-Nūr (Cahaya)
النّور
Ayat 59 / 64 •  Surat 24 / 114 •  Halaman 358 •  Quarter Hizb 36.5 •  Juz 18 •  Manzil 4 • Madaniyah

وَاِذَا بَلَغَ الْاَطْفَالُ مِنْكُمُ الْحُلُمَ فَلْيَسْتَأْذِنُوْا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Wa iżā balagal-aṭfālu minkumul-ḥuluma falyasta'żinū kamasta'żanal-lażīna min qablihim, każālika yubayyinullāhu lakum āyātih(ī),wallāhu ‘alīmun ḥakīm(un).

Apabila anak-anak di antaramu telah sampai umur dewasa, hendaklah mereka meminta izin seperti halnya orang-orang yang (telah dewasa) sebelum mereka (juga) meminta izin.524) Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepadamu. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Makna Surat An-Nur Ayat 59
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan apabila anak-anak kamu telah sampai umur dewasa, maka hendaklah mereka juga meminta izin untuk masuk ke kamar kamu, seperti hal-nya orang-orang yang lebih dewasa harus meminta izin seperti ketentuan yang telah dijelaskan sebelumnnya. Demikian Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepada kamu. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Bila anak-anak itu sudah mencapai usia balig maka mereka diperlakukan seperti orang dewasa lainnya, bila hendak memasuki kamar harus meminta izin lebih dahulu bukan pada waktu yang ditentukan itu saja tetapi untuk setiap waktu. Kemudian Allah mengulangi penjelasan-Nya bahwa petunjuk dalam ayat ini adalah ketetapan-Nya yang mengandung hikmah dan manfaat bagi keharmonisan dalam rumah tangga. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu dan Mahabijaksana.

Isi Kandungan Kosakata

1. Liyasta’ẓinkum لِيَسْتَأْذِنْ كُمْ (an-Nūr/24: 58)

Secara etimologis, liyasta’ẓinkum berarti hendaklah meminta izin kepadamu. Dalam konteks ayat di atas, Allah memperingatkan para hamba sahaya baik laki-laki maupun perempuan dan orang-orang yang belum balig, untuk meminta izin (memasuki kamar) pada tiga waktu. Pertama, sebelum salat Subuh. Kedua, tengah hari. Ketiga, setelah salat Isya. Pada tiga waktu (Al-Qur’an menyebutnya ṡalāṡ aurāt/tiga aurat) ini, biasanya orang-orang menanggalkan pakaian mereka, sehingga para hamba sahaya dan anak-anak itu diminta tidak asal masuk kamar tidur orang-orang dewasa.

2. Lam yablug al-ḥulm لَـمْ يَبْلُغُ الْحُلُمَ (an-Nūr: 58)

Secara etimologis, lam yablug al-ḥulm berarti anak-anak yang belum mencapai usia balig atau belum pernah mimpi basah. Dalam konteks ayat di atas, Allah memperingatkan mereka untuk tidak memasuki ruang atau kamar orang-orang dewasa pada tiga waktu yang telah ditetapkan (menjelang subuh, siang hari, dan setelah Isya’), kecuali setelah meminta izin terlebih dahulu.

3. Gaira mutabarrijāt غَيْرَ مُتَبَرِّجَاتْ (an-Nūr/24: 60)

Secara etimologis, gaira mutabarrijāt berarti tidak menampakkan atau tidak memperlihatkan. Dalam konteks ayat di atas, Allah menjelaskan bahwa orang-orang dewasa diperkenankan menanggalkan atau melepaskan pakaian luar mereka (di hadapan orang lain). Tetapi Allah buru-buru memberi catatan, mereka tidak boleh memperlihatkan aurat dan perhiasaan yang melekat pada mereka. Allah juga mengingatkan, memelihara kehormatan dengan tidak menanggalkan pakaian jauh lebih baik bagi mereka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto