Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 36 - Surat Ar-Raḥmān (Yang Maha Pengasih)
الرّحمٰن
Ayat 36 / 78 •  Surat 55 / 114 •  Halaman 532 •  Quarter Hizb 54 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ

Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).

Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?

Makna Surat Ar-Rahman Ayat 36
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah swt menantang jin dan manusia, apakah mereka tetap mendustakan nikmat Tuhan. Di antara nikmat itu tentang ancaman siksa yang tercan­tum pada ayat 35 di atas telah diberitakan di dunia ini. Jika kamu di du­nia ini berkesempatan berbuat baik dan terhindar dari siksa itu, itulah meru­pakan kenikmatan.

Isi Kandungan Kosakata

1. Aṡ-Ṡaqalāni الثَّقَلَانِ (ar-Raḥmān/55: 31)

Kata aṡ-ṡaqalāni adalah bentuk dua (maṣna) dari fi‘il (kata kerja) ṡaqula-yaṡqulu-ṡiqāla n yang berarti berat. Manusia dan jin dinamai demikian dalam Surah ar-Raḥmān/55: 31 tersebut, karena mereka berpotensi memikul beban yang berat, baik berupa dosa maupun tanggung jawab. Menurut Fakhruddīn ar-Rāzi bahwa penamaan itu sebagai menunjuk kedudukan manusia dan jin yang sangat terhormat. Ini menurutnya serupa dengan sabda Nabi saw: Sesungguhnya aku meninggalkan buat kamu al-ṡaqalain yakni Kitab Allah dan keluargaku.

2. Syuwāẓ شُوَاظ (ar-Raḥmān/55 : 35)

Kata syuwāẓ berarti nyala api tanpa asap, panas api/matahari. Kata syuwāẓ diambil dari kata kerja syāẓa-yasyūẓu-syauẓa n, yang berarti berkobar-kobar.

Dengan demikian, maka makna syuwāẓ dalam ayat 35 Surah ar-Raḥmān tersebut adalah kobaran api tanpa asap. Keadaannya tanpa asap itu menunjukkan kesempurnaan nyalanya, maka dengan demikian terasa lebih pa-nas.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto