Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 50 - Surat Ar-Raḥmān (Yang Maha Pengasih)
الرّحمٰن
Ayat 50 / 78 •  Surat 55 / 114 •  Halaman 533 •  Quarter Hizb 54 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

فِيْهِمَا عَيْنٰنِ تَجْرِيٰنِۚ

Fīhimā ‘aināni tajriyān(i).

Di dalam kedua (surga) itu terdapat dua mata air yang memancar.

Makna Surat Ar-Rahman Ayat 50
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Tidak hanya pepohonan dengan buahnya yang beraneka ragam, di dalam kedua surga itu ada pula dua buah mata air yang memancar, mengeluarkan air yang jernih.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menerangkan bahwa di kedua surga itu ada dua mata air mengalir, menyirami pohon-pohon yang bermacam-macam jenisnya. Air itu dialirkan ke mana saja mereka kehendaki.

Salah satu dari mata air itu bernama at-tasnīm dan satu lagi nama as-salsabīl, sebagaimana firman Allah:

وَمِزَاجُه ٗ مِنْ تَسْنِيْمٍۙ ٢٧ عَيْنًا يَّشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُوْ نَۗ ٢٨

Dan campurannya dari tasnīm, (yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat dengan Allah. (al-Muṭaffifīn/83: 27-28)

Dan firman-Nya:

وَيُسْق وْنَ فِيْهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنْجَبِيْلًاۚ ١٧ عَيْنًا فِيْهَا تُسَمّٰى سَلْسَبِيْلًا ١٨

Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air (di surga) yang dinamakan Salsabīl. (al-Insān/76: 17-18)

Isi Kandungan Kosakata

1. Żawātā Afnān ذَوَاتَا أَفْنَان (ar-Raḥmān/55: 48)

Kata żawātā afnān terdiri dari dua kata, yaitu żawātā dan afnān. Yang pertama (żawāt) merupakan bentuk jamak dari żāt, yang artinya mempunyai. Sedang yang kedua (afnān) merupakan bentuk jamak dari fanan, yang artinya dahan yang lurus dan panjang. Istilah ini disebut pada ayat tersebut untuk menggambarkan bahwa pohon-pohon yang terdapat di surga adalah yang berdahan lurus dan panjang serta banyak daunnya, sehingga menjadikannya sebagai pepohonan yang rimbun dan rindang, serta enak dipandang. Penyebutan kata ini untuk menunjukkan keindahan dan banyaknya manfaat yang dapat ditemukan pada pohon-pohon surgawi itu.

2. Lam Yaṭmiṡhunna لَمْ يَطْمِثْهُنَّ (ar-Raḥmān/55: 56)

Kata yaṭmiṡ berakar kata aṭ-ṭamṡ. Akar kata yang terdiri dari (ṭā'-mīm-ṡā') mengandung arti sentuhan. Jika dikaitkan dengan hubungan antara lelaki dan perempuan maka artinya hubungan badan. Memecah keperawanan seorang perempuan yang akhirnya mengeluarkan darah juga disebut aṭ-ṭamṡ. Keluarnya darah haid juga disebut aṭ-ṭamṡ. Seorang perempuan yang haid disebut juga aṭ-ṭāmiṡ. Dari seluruh rangkaian arti diatas bisa dirangkum pengertian bahwa perempuan surga adalah perempuan yang masih asli, masih perawan, yang belum pernah ada orang yang menyentuh dan menggauli mereka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto