Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 13 - Surat Aṣ-Ṣaff (Barisan)
الصّفّ
Ayat 13 / 14 •  Surat 61 / 114 •  Halaman 552 •  Quarter Hizb 55.75 •  Juz 28 •  Manzil 7 • Madaniyah

وَاُخْرٰى تُحِبُّوْنَهَاۗ نَصْرٌ مِّنَ اللّٰهِ وَفَتْحٌ قَرِيْبٌۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Wa ukhrā tuḥibbūnahā, naṣrum minallāhi wa fatḥun qarīb(un), wa basysyiril-mu'minīn(a).

(Ada balasan) lain yang kamu sukai, (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin.

Makna Surat As-Saff Ayat 13
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Bagi orang yang beriman dan berjihad selain mendapat ampunan dan masuk surga ‘Adn juga akan mendapat keuntungan lain yang sangat berharga. Dan ada lagi karunia yang lain yang kamu sukai dari keuntungan beriman dan berjihad pada jalan Allah, yaitu pertolongan dari Allah dalam menghadapi musuh-musuh Islam dan kaum muslim sehingga Islam menjadi harum; dan kemenangan yang dekat waktunya untuk meraih kekuasaan dalam mengatur kehidupan ini. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin karena dengan beriman dan berjihad mereka akan mendapat pertolongan dan kemenangan di dunia dan mendapat ampunan dan surga di akhirat.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini diterangkan kemenangan dan keuntungan yang akan diperoleh oleh Rasulullah dan kaum Muslimin di dunia, yaitu mereka akan dapat mengalahkan musuh-musuh mereka, menaklukkan beberapa negeri dalam waktu yang dekat, memberikan kedudukan yang baik bagi kaum Muslimin, serta kekuatan iman dan fisik. Dengan demikian, mereka berkuasa di Timur dan Barat, dan agama Islam tersebar di seluruh dunia.

Ayat ini termasuk ayat yang menerangkan kemukjizatan, yaitu menerangkan sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Hal ini dipercayai betul oleh Rasulullah dan sahabat-sahabatnya, sehingga menumbuhkan kekuatan dan semangat yang hebat di kalangan kaum Muslimin. Dalam sejarah terlihat dan terbukti bahwa dalam waktu yang sangat singkat agama Islam telah dianut oleh sebagian penduduk dunia, sejak dari ujung barat Afrika sampai ujung timur Indonesia, dari Maroko ke Merauke, dan dari Asia Tengah di utara sampai ke Afrika di selatan.

Kemudian Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw untuk menyampaikan kepada kaum Muslimin mengenai keuntungan yang akan mereka peroleh dari perdagangan itu di dunia dengan keuntungan-keuntungan dan di akhirat berupa surga. Penggunaan kata perniagaan dalam ayat ini sebagai perumpamaan karena masyarakat Arab pada saat itu hidup dari perniagaan dan perdagangan.

Isi Kandungan Kosakata



1. Tunjīkum تُنْجِيْكُمْ (aṣ-Ṣaff/61: 10)

Kata tunjī adalah fi‘il muḍāri‘ dari kata anjā-yunjī-injā’an yang berarti menyelamatkan. Ia berasal dari kata najā-yanjā-najātan yang berarti terbebas dari sesuatu. Darinya diambil kata najwah yang berarti tempat tinggi yang diduga memberi keselamatan. Darinya diambil kata an-najiyyah yang berarti unta cepat yang bisa menyelamatkan penunggangnya. Kata najā juga berarti berbicara secara berbisik-bisik, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dalam bentuk najiyyan, “Maka ketika mereka berputus asa darinya (putusan Yusuf), mereka menyendiri (sambil berunding) dengan berbisik-bisik.” (Yūsuf/12: 80) Juga seperti dalam firman Allah, “Wahai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum (melakukan) pembicaraan itu.” (al-Mujādalah/58: 12) Dan yang dimaksud dengan kata tunjīkum di sini adalah menyelamatkan kalian.

2. Anṣārullāh اَنْصَارُ اللّٰهِ (aṣ-Ṣaff/61: 14)

Kata anṣār adalah jamak dari kata nāṣir, isim fā‘il dari kata naṣara-yanṣuru-naṣran yang berarti menolong. Di dalam sebuah hadis disebutkan, “Tolonglah saudaramu, baik dalam keadaan menzalimi atau dizalimi.” Maksudnya, mencegahnya untuk berbuat zalim bila Anda menjumpainya dalam keadaan zalim, atau menolongnya dari orang yang menzalimi bila Anda menjumpainya dalam keadaan terzalimi. Kata anṣār juga berarti para sahabat Nabi saw yang memberi pertolongan kepada beliau saat hijrah. Tadinya nama ini hanyalah sebatas sifat, lalu ia menjadi sebutan atau gelar karena terbiasa digunakan. Darinya diambil kata tanāṣara yang berarti saling mendukung, sebagaimana kalimat tanāṣaral-akhbār yang berarti berita-berita itu sebagiannya membenarkan sebagian yang lain. Di dalam ayat yang sedang ditafsirkan ini, Allah memerintahkan kita untuk menjadi penolong-penolong-Nya. Ungkapan ini merupakan penghormatan Allah kepada para hamba-Nya yang beriman, karena tidak ada maqām (kedudukan) yang lebih tinggi daripada maqām penolong Allah, meskipun pada hakikatnya Allah tidak membutuhkan pertolongan kita.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto