Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 53 - Surat Asy-Syūrā (Musyawarah)
الشّورٰى
Ayat 53 / 53 •  Surat 42 / 114 •  Halaman 489 •  Quarter Hizb 49.75 •  Juz 25 •  Manzil 6 • Makkiyah

صِرَاطِ اللّٰهِ الَّذِيْ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ اَلَآ اِلَى اللّٰهِ تَصِيْرُ الْاُمُوْرُ ࣖ

Ṣirāṭillāhil-lażī lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), alā ilallāhi taṣīrul-umūr(u).

(yaitu) jalan Allah yang milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ketahuilah (bahwa) kepada Allahlah segala urusan kembali!

Makna Surat Asy-Syura Ayat 53
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Yaitu jalan Allah yang milik-Nyalah kewenangan dan kekuasaan terhadap apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, segala urusan kembali kepada Allah tanpa perantara, lalu Dia memberi ganjaran pahala kepada mereka yang telah melakukan kebajikan dan menghukum mereka yang telah berbuat dosa.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa jalan yang lurus itu ialah jalan yang telah disyariatkan Allah pemilik langit dan bumi serta penguasa keduanya, berbuat sekehendak-Nya, dan sebagai hakim yang tidak dapat digugat keputusan-Nya.

Ayat ini diakhiri dengan satu peringatan bahwa semua urusan makhluk pada hari Kiamat nanti dikembalikan kepada Allah tidak kepada yang lain. Maka ditempatkanlah setiap mereka itu pada tempat yang layak baginya, di surga atau di neraka. Firman Allah:

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗوَاِلَى اللّٰهِ تُرْجَعُ الْاُمُوْرُ ࣖ ١٠٩

Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan. (Āli ‘Imrān/3: 109)

Isi Kandungan Kosakata

Waḥyan وَحْياً (asy-Syūrā/42: 51)

Waḥyun (wahyu) secara harfiyah berarti isyarat yang cepat, tersembunyi. Isyarat maksudnya pemberian informasi melalui lambang-lambang. “Cepat” berarti informasi itu mudah disampaikan oleh Allah dan mudah pula diterima oleh nabi. “Tersembunyi” berarti hanya diberikan kepada seorang nabi, dan orang biasa tidak mungkin menerima wahyu.

Wahyu dari segi terminologis adalah firman (kalām) Allah yang diturunkan kepada seorang nabi dari nabi-nabi-Nya. Kalam maksudnya firman yang ada suaranya berasal dari Allah, bukan isyarat, ilham, atau instink. Dan firman itu hanya disampaikan kepada nabi-Nya.

Kata wahyu terdapat dalam Surah asy-Syūrā/42:51. Wahyu di dalam ayat itu adalah salah satu dari tiga bentuk pewahyuan kepada seorang nabi. Pewahyuan ini yaitu penyampaian pesan (firman) yang dipahami secara langsung, cepat, dan khusus kepada nabi-Nya. Al-Qur’an tidak ada yang disampaikan dalam bentuk langsung seperti ini. Wahyu dalam bentuk ini kepada Nabi Muhammad adalah hadis, yaitu makna dari Allah sedangkan perumusannya dalam bentuk teks oleh Nabi sendiri.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto