Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 18 - Surat At-Tagābun (Pengungkapan Kesalahan)
التّغابن
Ayat 18 / 18 •  Surat 64 / 114 •  Halaman 557 •  Quarter Hizb 56.25 •  Juz 28 •  Manzil 7 • Madaniyah

عٰلِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ ࣖ

‘Ālimul-gaibi wasy-syahādatil-‘azīzul-ḥakīm(u).

Dialah yang mengetahui semua yang gaib dan yang nyata. (Dialah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Makna Surat At-Tagabun Ayat 18
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Yang Mengetahui yang gaib yang tak terlihat mata manusia dan yang nyata yang terlihat mata manusia. Yang Mahaperkasa karena kekuasaan-Nya tak terbatas, Mahabijaksana, karena kelembutan dan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah Maha Mengetahui yang gaib apalagi yang tampak. Apa saja yang dikerjakan oleh manusia, semuanya tercatat dan tersimpan di sisi-Nya. Tidak satu pun yang luput sekalipun sebesar biji sawi, sebagaimana dijelaskan oleh Allah dengan firman-Nya:

هٰذَا الْكِتٰبِ لَا يُغَادِرُ صَغِيْرَةً وَّلَا كَبِيْرَةً اِلَّآ اَحْصٰىهَا

Kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar melainkan tercatat semuanya,” (al-Kahf/18: 49)

Ayat di atas mendorong manusia untuk berinfak, karena segala perbuatan pasti terlihat oleh Allah dan dibalas dengan berlipat ganda.

Amal yang tercatat dalam kitab seseorang akan dibalas oleh Allah dengan sangat teliti. Yang baik dibalas dengan baik yaitu surga, dan yang jahat dibalas dengan siksa di dalam neraka. Dia itu Mahaperkasa dan Mahakuasa. Semua kehendak-Nya terwujud menjadi kenyataan, Mahabijaksana mengatur ciptaan-Nya, memberikan apa yang baik kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

Isi Kandungan Kosakata

1. ‘Aduwwan Lakum عَدُوًّا لَكُمْ (at-Tagābun/64: 14)

Kata ‘aduwwan lakum terdiri dari dua kata, yaitu kata ‘aduww dan lakum. Kata ‘aduww berarti musuh atau lawan, jamaknya adalah a‘dā' dari fi‘il ‘adā-ya‘dū-‘adwan wa ‘adawānan wa ‘udwānan, yang berarti memusuhi, membenci, dan berbuat zalim.

Kata ‘aduwwan lakum pada ayat 14 Surah at-Tagābun berarti musuh bagi kamu, maksudnya sebagian para istri dan anak-anak bagaikan musuh, karena kadang-kadang mereka dapat memalingkan para suami atau para ayah dari tuntunan agama, atau menuntut sesuatu yang berada di luar kemampuan, sehingga akhirnya suami atau ayah itu melakukan pelanggaran.

Kata ‘aduww disebut 35 kali dalam Al-Qur’an, antara lain dalam Surah at-Tagābun ayat 14 dan semuanya berarti musuh.

2. Syuḥḥa Nafsihi شُحَّ نَفْسِهِ (at-Tagābun/64: 16)

Kata syuḥḥa nafsihi terdiri dari dua kata yaitu syuḥḥa dan nafsihi. Kata syuḥḥa adalah maṣdar (kata asal) dari fi‘il (kata kerja) syaḥḥa-yasyuḥḥu/yasy aḥḥu/yasyiḥḥu-syuḥ ḥan wa syaḥḥan wa syiḥḥan, yang berarti kikir, tamak, rakus, atau loba. Sedangkan kata nafsihi berarti jiwanya, rohnya, jasadnya, badannya, tubuhnya, dirinya, dan hatinya.

Dalam ayat 16 Surah at-Tagābun, kata syuḥḥa nafsihi berarti kikir hatinya atau jiwanya, yaitu tamak atau serakah terhadap harta benda. Kata asy-syuḥḥa disebutkan tiga kali dalam Al-Qur’an, yaitu pada Surah an-Nisā’/4: 128, al-Ḥasyr/59: 9 dan at-Tagābun/64: 16. Semua kata asy-syuḥḥa tersebut berarti kikir.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto