
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Why go to the party?
Why go to the party?
Why go to the party at all?
Two shots and a body
Two shots and a body
Two shots and a body involved
Makna lirik lagu ini dapat diinterpretasikan sebagai refleksi atas keputusan untuk terliba... tampilkan semua
Where are those subtle men
With a decency to might be wrong?
Where are those winter girls
Who corrected, say women?
I′m sorry, forgiven
Makna lirik lagu ini mencerminkan kerinduan terhadap sosok-sosok yang memiliki integritas ... tampilkan semua
Mengapa harus pergi ke pesta?
Mengapa harus pergi ke pesta sama sekali?
Dua tembakan dan sebuah tubuh
Dua tembakan dan sebuah tubuh
Dua temb... tampilkan semua
Lagu "Why Go To The Party" yang dibawakan oleh Childish Gambino menyuguhkan sebuah narasi yang dalam dan reflektif, terisi dengan pertanyaan yang mencerminkan keraguan dan keputusasaan. Melalui lirik-lirik yang dipilihnya, Gambino menyoroti pengalaman dan perasaan yang kerap muncul dalam konteks sosial, terutama perihal pelaksanaan pesta atau pertemuan sosial.
Makna Lirik yang Dalam
Diawali dengan repetisi pertanyaan, "Why go to the party?", Gambino mengajak kita untuk mempertanyakan motif dibalik kehadiran dalam sebuah acara sosial. Pertanyaan ini bisa ditafsirkan sebagai refleksi atas harapan dan ekspektasi yang berkaitan dengan interaksi manusia, serta konsekuensi emosional dari keputusan tersebut.
Konsekuensi Sosial dan Personalisasi Pengalaman
Lirik "Two shots and a body" membawa kita pada gambaran yang lebih gelap, seolah-olah menyoroti bahwa pesta bisa berujung pada tragedi atau kekerasan. Gambino dengan cerdas menggabungkan elemen kebahagiaan dan kesedihan, menciptakan ketegangan yang menarik antara kesenangan dan bahaya. Ini mungkin berfungsi sebagai peringatan bahwa di balik kemeriahan sebuah pesta, terdapat juga risiko dan akibat yang tidak terduga.
Refleksi terhadap Norma dan Gender
Dalam lanjutannya, lirik yang menyebut "Where are those subtle men / With a decency to might be wrong?" memeriksa sosok lelaki dalam konteks sosial, menanyakan keberadaan tindakan sopan dan kesadaran akan kelemahan diri sendiri. Gambino seolah meminta kita untuk menemukan orang-orang yang mampu memperlihatkan empati dan pemahaman daripada sekadar berpihak pada egoisme.
Pemahaman Terhadap Gender
Sementara itu, di bagian lain lirik muncul ungkapan "Where are those winter girls / Who corrected, say women?" yang menunjukkan refleksi tentang gender dan identitas. Ini menunjukkan sebuah kritik terhadap pandangan masyarakat mengenai peran gender, menyarankan bahwa perempuan juga memiliki suara dan kekuatan untuk melawan stereotip yang ada. Gambino menciptakan ruang bagi perbincangan mengenai identitas dan perjuangan yang dihadapi oleh individu dalam masyarakat.
Kesimpulan
Akh ir dari lirik yang menyebut "I’m sorry, forgiven" menawarkan catatan penutup yang lebih personal, seolah mengisyaratkan kebutuhan akan pengertian dan rekonsiliasi. Gambino mengajak pendengar untuk mempertimbangkan kesalahan, penyesalan, dan proses pengampunan yang sangat manusiawi.
Secara keseluruhan, "Why Go To The Party" adalah sebuah karya yang kompleks dan mendalam, mengajak pendengar untuk merenungkan arti dari kehadiran sosial, konsekuensi yang mungkin terjadi, serta identitas dan norma-norma yang melingkupi interaksi manusia. Dalam lirik yang singkat namun berbobot, Childish Gambino berhasil menyampaikan pesan yang kuat dan relevan.
- 1Atavista3:01
- 2Algorhythm3:34
- 3Time (feat. Ariana Grande)5:34
- 4Psilocybae (Millennial Love) (feat. 21 Savage, Ink & Kadhja Bonet)6:32
- 5To Be Hunted4:14
- 6Sweet Thang (feat. Summer Walker)7:05
- 7Little Foot Big Foot (feat. Young Nudy)3:46
- 8Why Go To The Party0:41
- 9Human Sacrifice5:52
- 10The Violence6:03
- 11Final Church3:46









































