
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
At night, they would go walking ′til the breaking of the day
The morning is for sleepin'
Through the dark streets, they go searching to see God in their own way
Save the night time for your weeping
Your weeping
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan spiritual dan pencarian makna hidup yang dil... tampilkan semua
Singing la-la-la-la-la-la-lay
And the night over London lay
Makna lirik lagu ini menggambarkan suasana malam yang tenang dan damai di London, dengan n... tampilkan semua
So we rode down to the river where Victorian ghosts pray
For their curses to be broken
We go wandering ′neath the arches where the witches are, and they say
"There are ghost towns in the ocean"
The ocean
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan yang simbolis menuju tempat-tempat yang penu... tampilkan semua
God is in the houses, and God is in my head
And all the cemeteries of London
I see God come in my garden, but I don't know what He said
For my heart, it wasn't open
Not open
Makna lirik lagu ini menggambarkan hubungan yang kompleks antara spiritualitas, keberadaan... tampilkan semua
Singing la-la-la-la-la-la-lay
And the night over London lay
Singing la-la-la-la-la-la-lay
There′s no light over London today
Makna lirik lagu ini mencerminkan suasana suram dan mungkin keputusasaan yang dialami di t... tampilkan semua
Pagi hari adalah untuk tidur
Melalui jalan-jalan gelap, mereka mencari untuk melihat Tuhan dengan cara mereka sendiri
... tampilkan semua
'Cemeteries of London' adalah lagu yang ditulis oleh band Britania, Coldplay, yang kaya akan simbolisme dan nuansa emosional. Liriknya memberikan gambaran tentang pencarian spiritual dan refleksi mendalam terhadap kehidupan di tengah konteks urban London. Dalam ulasan ini, kita akan membahas makna dan pesan yang terkandung dalam liriknya.
Pencarian Spiritualitas dan Kegelapan
Diawali dengan gambaran aktivitas malam, lirik 'At night, they would go walking 'til the breaking of the day' menciptakan suasana mendalam—kontemplasi atas kehidupan dan kematian. Malam menjadi waktu untuk merenung, judi spiritual, dan menemukan kehadiran Tuhan 'in their own way'. Hal ini menyoroti bahwa setiap individu memiliki cara unik dalam mendekati kepercayaan dan spiritualitas.
Angka Kegelapan dan Kesedihan
Pernyataan 'Save the night time for your weeping' menunjukan bahwa malam menjadi waktu untuk meratapi kesedihan dan kerugian. Dalam kegelapan, orang sering kali menghadapi realitas yang lebih tajam—termasuk ketakutan, kehilangan, dan kesakitan. 'Singing la-la-la-la-la-la-lay' menjadi pengganti rasa sakit, menciptakan kontras antara kesedihan dan penghiburan yang mungkin ditemukan dalam musik atau lagu.
Kehidupan Historis dan Ketersambungan dengan Masa Lalu
Bagian berikutnya membawa pendengar 'down to the river where Victorian ghosts pray', menunjukkan keterhubungan dengan sejarah dan warisan kota. Istilah 'ghost towns in the ocean' menyoroti bahwa banyak bagian sejarah yang telah hilang atau terlupakan. Penyebutan 'witches' dan 'arches' memperdalam semakin dalam nuansa supernatural dan misterius yang mengelilingi London.
Refleksi atas Keberadaan Tuhan
Selanjutnya, lirik 'God is in the houses, and God is in my head' menciptakan dualitas antara kehadiran Tuhan di dunia fisik dan dalam pikiran kita. Goda dan kesadaran personal menjadikan refleksi spiritual ini lebih kompleks. Dalam 'all the cemeteries of London', penulis mengajak kita untuk melihat bahwa keberadaan Tuhan tidak hanya di tempat-tempat sakral, tetapi juga di tempat-tempat yang penuh dengan memori, kenangan, dan kesedihan, yaitu di kuburan.
Keterbatasan Pemahaman Manusia
Lirik 'I see God come in my garden, but I don't know what He said' menggambarkan sosok Tuhan yang hadir, namun sering kali kita tidak dapat memahami pesan yang disampaikannya. Ini menunjukkan keterbatasan pemahaman manusia dalam memahami misteri ilahi. 'For my heart, it wasn't open' menekankan pada kesulitan untuk menerima dan mengerti pesan-pesan tersebut karena ketidakmampuan kita untuk membuka hati.
Kesimpulan: Refleksi Kegelapan dan Harapan
Akhir lirik 'There's no light over London today' memberikan nuansa keputusasaan, namun juga menggambarkan realitas yang kita hadapi. Namun, meskipun ada kegelapan, pencarian makna tetap berlanjut. 'Cemeteries of London' tidak hanya sekadar menggugah kesedihan, tetapi juga mengajak pendengar untuk merenung dan menemukan kenyataan hidup yang lebih dalam. Melalui lirik yang kuat dan melankolis, Coldplay berhasil menciptakan sebuah karya yang menggugah perasaan dan pikiran, yang relevan dengan pengalaman manusia universal.














































