
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Sering kali aku terjaga, terusik dari tidurku
Sepertinya kudengar suara jeritan yang menyayat
Mungkin hanya mimpi yang tak punya makna
Atau ini isyarat agar aku mulai bicara
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan terjaga yang disertai ketidakpastian dan kecem... tampilkan semua
Sering kali aku mencoba membenamkan kepalaku
Bersembunyi dari hiruk-pikuk suara yang memilukan
Mungkin aku memang bodoh atau tak peduli
Percaya kegetiran tak selalu berbuah duka
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan individu yang merasa terjebak dalam kekacaua... tampilkan semua
Kusaksikan tangan kotor mulai mencengkeram
Tak ada siapa pun yang dapat mencegah
Orang-orang pandai hanya diam menonton
Atau bahkan hanya saling menuding
Makna lirik lagu ini menggambarkan situasi di mana kejahatan atau ketidakadilan mulai meng... tampilkan semua
Mulai kehilangan hasrat kemanusiaan
Mulai kehilangan akal kebersamaan
Mulai kehilangan rasa saling memiliki
Para pemimpin pun tak ada yang peduli
Makna lirik lagu ini menggambarkan kegundahan dan keprihatinan terhadap kondisi sosial yan... tampilkan semua
Mungkin aku memang bodoh atau tak peduli
Percaya kegetiran tak selalu berbuah duka
Makna lirik lagu ini mencerminkan refleksi mendalam tentang pengalaman hidup yang penuh de... tampilkan semua
Ho-oh, ho-oh, ho-oh
Makna lirik lagu ini mengandung pesan tentang harapan dan kebangkitan yang diibaratkan sep... tampilkan semua
Lagu "Nyanyian Getir Tanah Air" karya Ebiet G. Ade adalah sebuah karya yang menggugah kesadaran sosial dan kemanusiaan. Dengan lirik yang mendalam dan penuh makna, lagu ini membawa pendengar pada refleksi atas kondisi sosial dan kepemimpinan di tanah air.
Kesadaran Terhadap Realita
Pembuka lagu ini menunjukkan ketidakmampuan si tokoh untuk mengabaikan suara jeritan dan kepedihan yang mengelilinginya. "Sering kali aku terjaga, terusik dari tidurku" menunjukkan adanya rasa gelisah yang muncul dari kesadaran akan keadaan yang tidak beres, baik itu nyata maupun dalam mimpi. Hal ini menciptakan nuansa bahwa ada sesuatu yang urgent untuk dibicarakan.
Ketidakpedulia n Terhadap Kemanusiaan
Lirik yang mengatakan "Orang-orang pandai hanya diam menonton" dan "Mulai kehilangan hasrat kemanusiaan" mencerminkan kegelisahan mengenai ketidakpedulian masyarakat, khususnya mereka yang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk berbuat lebih. Reaksi masyarakat terhadap keadaan yang memilukan dalam lirik ini mengisyaratkan bahwa banyak orang memilih untuk berpangku tangan alih-alih bertindak.
Kepemimpinan yang Absen
Kehadiran para pemimpin yang seharusnya berfungsi untuk melindungi dan membawa perubahan dalam masyarakat juga disinggung dalam lagu ini. Dengan kalimat "Para pemimpin pun tak ada yang peduli", penulis lagu mengkritik kurangnya kepedulian dan tanggung jawab dari para pemimpin, yang merupakan representatif masyarakat, dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
Kegetiran dan Harapan
Satu tema yang menonjol dalam lagu ini adalah kegetiran. Meskipun banyak yang bisa dianggap duka, si tokoh tetap percaya bahwa "kegetiran tak selalu berbuah duka". Ini bisa diinterpretasikan sebagai harapan bahwa dari permasalahan dan kesedihan yang ada, akan muncul solusi dan perbaikan di masa depan jika masyarakat dan pemimpin mau berkolaborasi untuk menghadapinya.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, "Nyanyian Getir Tanah Air" bukan sekadar sebuah lagu melainkan sebuah seruan untuk menyadari keadaan sosial yang buruk serta mendorong kita untuk tidak hanya menjadi penonton dalam kehidupan. Liriknya mengajak pendengar untuk menerjemahkan kegetiran menjadi aksi, mengembalikan rasa kemanusiaan dan tanggung jawab kepada sesama dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada di tanah air.















































