Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Lagu • 1 tahun lalu
Album Artwork
Tatkala Letih Menunggu
Dangdut, Pop Rock
2001 • 5:10 • Track 1/9
Ebiet G. Ade
  • Tentang
  • Lirik
  • Review
  • Tracklist
  • Komentar
Makna Lagu
Makna lagu ini menggambarkan perjalanan emosi dalam menunggu dan merenungkan waktu yang berlalu. Liriknya menyoroti ketegangan antara harapan dan ketakutan, menunjukkan bahwa meskipun kita sering terjebak dalam masa lalu atau masa depan, penting untuk tetap menjalani kehidupan dengan semangat dan refleksi yang mendalam.
Makna Lirik
Menunggu ada kalanya terasa mengasyikkan
Banyak waktu kita miliki untuk berfikir
Sendiri seringkali sangat kita perlukan
meneropong masa silam yang telah terlewat

Makna lirik lagu ini mengungkapkan refleksi diri dalam proses menunggu yang sering kali di... tampilkan semua

Mungkin ada apa yang kita cari
masih tersembunyi di lipatan waktu yang tertinggal
Mungkin ada apa yang kita kejar
justru tak terjamah saat kita melintas

Makna lirik lagu ini menggambarkan pencarian makna dan tujuan hidup yang kerap kali terasa... tampilkan semua

Menunggu lebih terasa beban yang membosankan
Banyak waktu kita terbuang tergilas cuaca
Sendiri seringkali sangat menyakitkan
Meneropong masa depan dari sisi yang gelap

Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kesepian dan penantian yang berkepanjangan, di... tampilkan semua

Mungkin ada apa yang kita takuti
justru t′lah menghadang di lembaran hari-hari nanti
Mungkin ada apa yang kita benci
justru t'lah menerkam menembusi seluruh jiwa kita
ho ho ho

Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketakutan dan kebencian yang sering kali mengh... tampilkan semua

Mungkin ada apa yang kita takuti
justru t′lah menghadang di lembaran hari-hari nanti
Mungkin ada apa yang kita benci
justru t'lah menerkam menembusi s'luruh jiwa kita

Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan ketakutan dan kebencian yang sering kita rasak... tampilkan semua

Memang seharusnya kita tak membuang semangat masa silam
Bermain dalam dada
setelah usai mengantar kita tertatih-tatih sampai di sini
ho ho ho ho...

Makna lirik lagu ini mengisyaratkan perlunya menghargai pengalaman dan semangat yang telah... tampilkan semua

Review Lagu

Lagu "Tatkala Letih Menunggu" karya Ebiet G. Ade menyajikan refleksi mendalam tentang pengalaman menunggu, yang merupakan tema universal dalam kehidupan manusia. Melalui liriknya, Ebiet menyampaikan dua sisi dari menunggu: satu sisi yang mungkin terasa mengasyikkan dan sisi lainnya yang bisa membawa kebosanan dan kesakitan. Dalam artikel ini, kita akan membahas makna dan pesan yang terkandung dalam lirik lagunya secara terperinci.

Pemikiran dan Refleksi Melalui Menunggu

Pada bait pertama, Ebiet mengungkapkan bahwa menunggu kadang merasa mengasyikkan. Dia menekankan bahwa dalam menunggu, terdapat banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk merenung dan berpikir:

  • "Menunggu ada kalanya terasa mengasyikkan": Ini menunjukkan bahwa dalam proses menunggu, seseorang bisa merenungkan pengalaman-pengalaman masa lalu dan menjalani introspeksi.
  • "Sendiri seringkali sangat kita perlukan": Kesendirian seringkali dianggap sebagai waktu yang bermanfaat untuk melakukan penilaian diri.

Lirik ini menandakan bahwa menunggu bukan hanya sekadar aktivitas passif, tetapi bisa menjadi waktu yang produktif untuk menggali pemikiran dan mengingat kenangan.

Kontras Antara Harapan dan Kenyataan

Namun, seiring berjalannya waktu, Ebiet menunjukkan sisi gelap dari menunggu:

  • "Menunggu lebih terasa beban yang membosankan": Menggambarkan bagaimana menunggu bisa menjadi beban psikologis ketika harapan tidak terwujud.
  • "Meneropong masa depan dari sisi yang gelap": Menandakan ketidakpastian dan ketakutan yang seringkali muncul saat menunggu hasil dari sesuatu yang tak pasti.

Au moment ini, perasaan cemas dan takut akan masa depan menjadi sangat nyata. Lirik-lirik ini mencerminkan kerumitan emosi manusia ketika menghadapi harapan yang belum pasti.

Ketakutan dan Penyesalan dalam Menunggu

Pada bagian akhir, Ebiet menyiratkan sebagian dari ketakutan dan kebencian yang dimiliki manusia:

  • "Mungkin ada apa yang kita takuti": Mengindikasikan adanya hal-hal yang belum diketahui tapi mengganggu pikiran kita.
  • "Mungkin ada apa yang kita benci": Menunjukkan bagaimana kita bisa terjebak dalam rasa benci dan penyesalan yang menyiksa jiwa.

Tentu saja, ini menambah kedalaman emosional lagu ini—menciptakan gambaran bahwa menunggu tidak selalu menyenangkan dan bisa ditemani dengan kegelisahan yang berkelanjutan.

Pelajaran dari Masa Lalu dan Penyemangat untuk Masa Depan

Meski demikian, Ebiet menekankan pentingnya untuk tidak melupakan semangat masa lalu:

  • "Memang seharusnya kita tak membuang semangat masa silam": Ini adalah panggilan untuk menghargai setiap pengalaman yang telah membentuk diri kita hingga saat ini.
  • "Bermain dalam dada setelah usai mengantar kita tertatih-tatih sampai di sini": Mengisyaratkan bahwa setiap perjalanan, termasuk kesedihan dan kebahagiaan, adalah bagian dari proses tumbuh dan berkembang.

Pesan ini sangat relevan, karena meski menghadapi ketidakpastian, harapan dan semangat masa lalu menjadi katalis untuk melangkah ke depan.

Secara keseluruhan, "Tatkala Letih Menunggu" adalah sebuah karya yang tidak hanya sekadar menggambarkan pengalaman menunggu, tetapi juga kompleksitas emosional yang menyertainya. Lagu ini mencerminkan perjalanan hidup yang penuh dengan renungan, ketakutan, dan harapan, menjadikannya karya yang sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui lirik yang halus dan mendalam, Ebiet G. Ade berhasil menangkap esensi dari perasaan menunggu dengan segala likunya, memberikan pendengar kesempatan untuk merenung dan memahami realitas yang dihadapi.

Tracklist Album

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto