
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Rembulan menangis
Di serambi malam
Intan buah hatimu
Dicabik tangan-tangan serigala
Bintang-bintang muram
Beku dalam luka
Untukmu, saudaraku
Kami semua turut berduka
Makna lirik lagu ini mengungkapkan perasaan duka dan kepedihan yang mendalam akibat kehila... tampilkan semua
Lolong burung malam di rimba
Melengking menyayat jiwa
Tangis kami pecah di batu
Duka kami remuk di dada
Doa kami bersama-sama
Untukmu
Untukmu
Makna lirik lagu ini mengungkapkan perasaan kedukaan dan kehilangan yang mendalam, di mana... tampilkan semua
Angin pun menjerit
Badai bergemuruh
Semuanya marah
Hanya iblis terbahak
Bersorak
Makna lirik lagu ini mencerminkan situasi chaos dan konflik yang terjadi dalam kehidupan, ... tampilkan semua
Lolong burung malam di rimba
Melengking menyayat jiwa
Tangis kami pecah di batu
Duka kami remuk di dada
Doa kami bersama-sama
Untukmu
Makna lirik lagu ini menggambarkan rasa duka dan kehilangan yang mendalam, di mana suara b... tampilkan semua
Lolong burung malam di rimba
Melengking menyayat jiwa
Tangis kami pecah di batu
Duka kami remuk di dada
Doa kami bersama-sama
Untukmu
Untukmu
Untukmu
Untukmu
Untukmu
Makna lirik lagu ini mencerminkan kesedihan dan kedukaan yang mendalam akibat kehilangan a... tampilkan semua
Lagu "Rembulan Menangis" karya Ebiet G. Ade adalah sebuah karya yang sarat emosional dan mendalam, mencerminkan perasaan duka yang kolektif dalam menghadapi kesedihan. Melalui lirik-liriknya yang puitis, Ebiet mengungkapkan rasa keprihatinan dan simpati yang mendalam terhadap sebuah tragedi yang menimpa seseorang, kemungkinan besar sosok yang terkasih. Artikel ini akan membahas makna dan pesan yang terkandung dalam lirik tersebut.
Pengenalan Emosi Melalui Metafora
Membuka lagu ini, kita disuguhkan dengan gambaran yang kuat dari suasana malam yang suram: "Rembulan menangis di serambi malam." Rembulan sebagai simbol keindahan yang saat ini berada dalam keadaan duka, menunjukkan adanya sesuatu yang tragis. Ini mencerminkan bagaimana alam juga turut berduka atas kehilangan yang dialami seseorang.
Duka yang Tersampaikan
- Intan buah hatimu dicabik tangan-tangan serigala: Frasa ini memberi gambaran metaforis tentang penderitaan yang dialami oleh orang yang dikasihi. Tangan serigala melambangkan kekejaman dan perbuatan jahat yang menyebabkan kehilangan.
- Bintang-bintan g muram beku dalam luka: Kegelapan malam yang seharusnya indah, kini hanya menyisakan kesedihan. Bintang-bintang sebagai simbol harapan menjadi muram, menciptakan atmosfer remuk yang menggambarkan duka mendalam.
- Lolong burung malam di rimba: Lolong burung malam menambah kesedihan, seolah mengisyaratkan agar semua makhluk hidup merasakan empati terhadap kesedihan ini.
Solidaritas dan Doa
Bagian berikut dari lirik menegaskan solidaritas dan kepedihan bersama: "Kami semua turut berduka" dan "Doa kami bersama-sama untukmu." Ini menunjukkan bahwa duka bukan hanya milik si penderita, tetapi juga milik mereka yang mencintainya. Ada kekuatan dalam kebersamaan dan doa, yang menunjukkan harapan meskipun dalam kesedihan.
Konflik Emosional
Lirik seperti "Angin pun menjerit, badai bergemuruh" menggambarkan suasana yang tidak hanya melibatkan rasa kesedihan, tetapi juga kemarahan. Keberadaan "iblis terbahak bersorak" seakan menggambarkan bahwa meski tragedi terjadi, ada kekuatan kejahatan yang merasa senang atas musibah. Ini menambah kompleksitas emosi yang dihadapi sang penulis lagu dan sudut pandang situasi yang gelap.
Pembacaan Keseluruhan
Secara keseluruhan, "Rembulan Menangis" tidak hanya sebuah ekspresi kesedihan, tetapi juga sebuah panggilan untuk merasakan dan berbagi duka. Dengan melibatkan elemen alam dan seruan doa, lagu ini mengajak pendengar untuk mengingat bahwa dalam setiap tragedi, ada kecenderungan untuk bersatu dalam empati dan doa. Setiap lirik mengandung makna yang dalam, menciptakan hubungan emosional yang kuat antara penyanyi dan pendengarnya.
Lagu ini adalah pengingat akan kekuatan emosi manusia dan pentingnya solidaritas di antara kita ketika menghadapi situasi sulit. Melalui "Rembulan Menangis," Ebiet G. Ade berhasil menyampaikan pesan yang mendalam dengan keindahan puitisnya.




























