Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 19 - Surat Fāṭir (Pencipta)
فاطر
Ayat 19 / 45 •  Surat 35 / 114 •  Halaman 437 •  Quarter Hizb 44.5 •  Juz 22 •  Manzil 5 • Makkiyah

وَمَا يَسْتَوِى الْاَعْمٰى وَالْبَصِيْرُ ۙ

Wa mā yastawil-a‘mā wal-baṣīr(u).

Tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat.

Makna Surat Fatir Ayat 19
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Usai menjelaskan bahwa yang mau menerima peringatan dari Nabi adalah mereka yang takut kepada Allah dan menjalankan salat, pada ayat-ayat berikut Allah mendatangkan perumpamaan perbedaan antara orang mukmin dengan orang kafir. Dan tidaklah sama orang yang buta mata dan hatinya sehingga tidak dapat melihat dan menerima kebenaran,

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang-orang yang tidak mengetahui atau mengingkari agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad tidak sama dengan orang-orang yang membuka matanya lebar-lebar sehingga dapat melihat dan mengetahui dengan jelas kebenaran agama yang dibawanya, lalu mereka mengikuti dan menaatinya. Golongan pertama termasuk orang-orang yang jahat dan tidak mengetahui, sedang golongan kedua adalah orang-orang yang baik dan mengetahui.

Firman Allah:

قُلْ لَّا يَسْتَوِى الْخَبِيْثُ وَالطَّيِّبُ

Katakanlah (Muhammad), “Tidaklah sama yang buruk dengan yang baik.” (al-Mā’idah/5: 100)

Dan firman-Nya:

قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ

Katakanlah, “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (az-Zumar/39: 9)

Isi Kandungan Kosakata

1. Aẓ-Ẓill اَلظِّلُّ (Fāṭir/35: 21)

Kata aẓ-Ẓill berarti naungan. Kata ini dan kata lain turunannya dalam Al-Qur’an disebut 33 kali tersebar dalam 23 surah. Kata aẓ-ẓill jamaknya adalah ẓilāl dan aẓlāl. Makna kata aẓ-ẓill dalam Surah Fāṭir ayat 21 adalah naungan. Maksudnya bahwa keimanan menghasilkan kenyamanan dan ketenangan bagaikan seorang yang berada di bawah naungan yang teduh.

2. Al-Ḥarūr اَلْحَرُوْر (Fāṭir/35: 21)

Kata al-ḥarūr berarti terik matahari, atau angin panas. Kata al-ḥarūr hanya sekali disebutkan dalam Al-Qur’an. Makna al-ḥarūr dalam Surah Fāṭir ayat 21 adalah terik matahari atau angin panas yang berhembus di siang atau malam hari. Maksudnya, bahwa kekufuran adalah rasa gerah dan panas yang mengakibatkan kegelisahan hidup.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto