Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 34 - Surat Hūd (Hud)
هود
Ayat 34 / 123 •  Surat 11 / 114 •  Halaman 225 •  Quarter Hizb 23.25 •  Juz 12 •  Manzil 3 • Makkiyah

وَلَا يَنْفَعُكُمْ نُصْحِيْٓ اِنْ اَرَدْتُّ اَنْ اَنْصَحَ لَكُمْ اِنْ كَانَ اللّٰهُ يُرِيْدُ اَنْ يُّغْوِيَكُمْ ۗهُوَ رَبُّكُمْ ۗوَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَۗ

Wa lā yanfa‘ukum nuṣḥī in arattu an anṣaḥa lakum in kānallāhu yurīdu ay yugwiyakum, huwa rabbukum, wa ilaihi turja‘ūn(a).

Nasihatku tidak akan bermanfaat bagimu sekalipun aku ingin menasihatimu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Tuhanmu dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.”

Makna Surat Hud Ayat 34
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Nabi Nuh lalu menekankan lagi, “Dan jika Allah hendak menyesatkanmu, itu adalah akibat ulahmu sendiri, maka nasihatku tidak akan bermanfaat lagi bagimu sekalipun aku ingin memberi nasihat kepadamu lagi. Semua itu tidak bermanfaat bagimu kalau Allah hendak menyesatkanmu disebabkan karena kamu terus-menerus menolak tuntunan-Nya, padahal Dia adalah Tuhanmu yang memelihara dan membimbingmu. Dan hanya kepada-Nyalah kamu semua akan dikembalikan.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah menerangkan lanjutan jawaban dan penjelasan Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya yang membangkang itu, bahwa apapun yang disampaikan kepada mereka yang berupa nasihat dalam rangka mengajak kepada jalan yang benar dan memperingatkan mereka supaya terhindar dari azab Allah di dunia dan di akhirat, tidak akan ada manfaatnya, jika mereka masih tetap disesatkan oleh bujukan hawa nafsu mereka. Itulah yang menjadi sebab kebinasaan mereka di dunia dan azab yang abadi di akhirat. Selanjut-nya Nabi Nuh a.s. menjelaskan kepada mereka, bahwa sesungguhnya Allah adalah Tuhan mereka yang memiliki dan mengatur dunia ini, sehingga segala sesuatu terjadi menurut ketentuan, ukuran, dan kehendak-Nya. Semuanya akan kembali kepada-Nya di akhirat, untuk menerima balasan amalnya dengan balasan yang baik atau buruk, sesuai dengan amal perbuatannya di dunia.

Isi Kandungan Kosakata

Jidāl جِدَال (Hūd/11: 32)

Terambil dari kata jadl yaitu saling mengatasi dalam menyampaikan pendapat untuk memperoleh kemenangan. Dalam surah Hūd/11: 32, Allah menceritakan bagaimana sambutan umat Nabi Nuh atas argumentasi yang disampaikannya supaya mereka beriman. Pertama, ia memiliki bukti kenabiannya dari Allah dan membawa rahmat bagi mereka, tetapi mereka membutakan mata mereka. Kedua, ia tidak meminta upah atas pekerjaannya menyeru mereka untuk beriman, karena itu mengapa mereka tidak mau beriman. Ketiga, ia tidak akan mungkin mengusir pengikut-pengikutnya yang beriman yang dikatakan mereka sebagai orang-orang rendahan itu, karena sesungguhnya merekalah yang bodoh karena tidak mau beriman. Keempat, ia memang tidak punya kekayaan, tidak mengetahui yang ghaib, dan bukan malaikat. Kelima, ia tidak percaya bahwa orang-orang yang mereka pandang hina itu tidak akan memperoleh kemuliaan dari Allah. Semua argumentasi itu dipandang oleh umatnya yang kafir itu hanya sebagai bantahan.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto