Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Album • 1 tahun lalu
Album Artwork
Cheek To Cheek (Deluxe)
Tony Bennett, Lady Gaga
Art Pop, Dance Pop, Pop
15 Lagu • 2014
Tentang
Album "Cheek To Cheek (Deluxe)" merupakan kolaborasi antara Tony Bennett dan Lady Gaga yang dirilis pada 19 September 2014. Mengusung genre art pop, dance pop, dan pop, album ini memuat 15 lagu yang menyajikan tema cinta, kerinduan, dan kebangkitan semangat melalui lirik yang emosional dan melodi yang menggugah.
Tracklist
© 2014 Streamline/Columbia/Interscope
Review Album

Album Cheek To Cheek (Deluxe) adalah kolaborasi istimewa antara dua maestro musik, Tony Bennett dan Lady Gaga, yang dirilis pada 19 September 2014. Album ini menggabungkan berbagai genre, termasuk art pop, dance pop, dan pop, di bawah payung Streamline/Columbia/Intersc ope. Dalam album ini, kedua artis menampilkan bakat luar biasa mereka dalam menyanyikan lagu-lagu klasik dengan nuansa modern yang segar.

Berikut adalah ulasan dari tracklist album ini:

  • 1. Anything Goes: Lagu ini menggambarkan perubahan norma dan nilai dalam masyarakat. Dengan lirik yang mencerminkan keterkejutannya terhadap moralitas yang semakin longgar, lagu ini menyiratkan bahwa dalam realitas saat ini, "apa pun bisa terjadi."
  • 2. Cheek To Cheek: Momen menari mendekat dengan orang terkasih diungkapkan dalam lagu ini, menciptakan pengalaman kebahagiaan dan keindahan cinta, seolah-olah berada di surga.
  • 3. Don't Wait Too Long: Lagu ini menggarisbawahi urgensi untuk menghargai setiap momen sebelum semuanya berakhir, khususnya saat waktu terus berlalu dan tidak dapat diulang.
  • 4. I Can't Give You Anything But Love: Mengungkapkan cinta yang tulus, lagu ini menekankan bahwa cinta sejati adalah yang paling berharga meskipun tidak dibarengi dengan harta atau kemewahan.
  • 5. Nature Boy: Dengan sosok seorang anak lelaki yang misterius, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan nilai cinta sejati dan hubungan antar manusia.
  • 6. Goody Goody: Menggambarkan perasaan sakit hati setelah cinta disia-siakan, lagu ini menyampaikan pesan karma dengan nada menggoda dan sarkastis.
  • 7. Ev'ry Time We Say Goodbye: Menyampaikan kesedihan saat berpisah, lagu ini mencerminkan kompleksitas emosional dalam hubungan dan perasaan kerinduan yang mendalam.
  • 8. Firefly: Menceritakan cinta yang rumit dan penuh kerinduan, menggambarkan kecemasan karena kekasihnya banyak menarik perhatian orang lain.
  • 9. I Won't Dance: Lagu ini menggambarkan penolakan untuk berdansa meskipun ada ketertarikan, mengekspresikan perasaan tertekan saat menghadapi momen romantis.
  • 10. They All Laughed: Menggambarkan tema ketahanan terhadap skeptisisme, lagu ini menekankan bahwa perjuangan dapat mengubah pandangan orang lain.
  • 11. Lush Life: Menggambarkan perjuangan dengan kesepian dan kehilangan cinta, narator merefleksikan kenangan indah yang kini tergantikan oleh kesedihan.
  • 12. Sophisticated Lady: Menceritakan perjalanan emosional seorang wanita yang terjebak dalam kehidupan glamor, tetapi merasa kehilangan cinta yang tulus.
  • 13. Let's Face The Music And Dance: Mengajak pendengar untuk menikmati momen kebahagiaan dan cinta, meskipun tantangan ada di depan.
  • 14. But Beautiful: Lagu ini mengekspresikan bahwa meskipun cinta membawa berbagai perasaan, tetap ada keindahan dalam pengalaman tersebut.
  • 15. It Don't Mean A Thing (If It Ain't Got That Swing): Menggarisbawahi pentingnya ritme dan semangat dalam musik, menekankan bahwa esensi sebuah lagu harus disertai energi untuk menarik perhatian.

Secara keseluruhan, Cheek To Cheek (Deluxe) adalah album yang memikat, menyajikan perpaduan suara yang harmonis antara Tony Bennett dan Lady Gaga, serta eksplorasi tema cinta yang beragam dan rumit. Album ini bukan hanya sekadar koleksi lagu, tetapi juga sebuah perjalanan emosional yang mengajak pendengar untuk merenungkan berbagai aspek cinta dan kehidupan.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto